<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Madrasah Ibtidaiyah negeri 1 Pohuwato</title> 
				<description>Menyajikan berita terbaru, tercepat, dan terpercaya seputar MIN 1 Pohuwato.</description>
				<link></link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>Hadiri Pembukaan MGT III, Kepala MIN 1 Pohuwato Dorong Siswa Berani Berkompetisi</title>
						                <link>https://min1pohuwato.sch.id/berita/detail/hadiri-pembukaan-mgt-iii-kepala-min-1-pohuwato-dorong-siswa-berani-berkompetisi</link>
						                <description>POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad turut menghadiri pembukaan kegiatan Madrasah Got Talents (MGT) ke-III tingkat Kabupaten Pohuwato yang digelar di MTsN 1 Pohuwato Rabu, (20/05/26). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan menjadi ajang pengembangan minat, bakat, serta kreativitas peserta didik madrasah dan sekolah se-Kabupaten Pohuwato.

Kegiatan Madrasah Got Talents (MGT) ke-III tingkat Kabupaten Pohuwato dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Pohuwato, Rais Abaidata, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kemenag Pohuwato, Erman Hubu,  Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kemenag Pohuwato, serta para kepala sekolah dan kepala madrasah SD/MI se-Kabupaten Pohuwato termasuk MIN 1 Pohuwato.

Turut hadir pula sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pohuwato, Nakir Ismail dan Sekretaris Kecamatan Paguat, Abdul Muthalib Karim.

Dalam sambutannya, Kakankemenag Pohuwato, Rais Abaidata menegaskan bahwa madrasah saat ini bukan lagi madrasah klasik, melainkan telah berkembang menjadi madrasah modern yang terus bertransformasi menuju sistem pendidikan berbasis digital.

Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Pohuwato, Nakir Ismail memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai program dan kegiatan madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato.

Ditempat yang sama, Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada MTsN 1 Pohuwato yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan Madrasah Got Talents ke-III sebagai wadah pengembangan potensi peserta didik.

“Kami atas nama keluarga besar MIN 1 Pohuwato tentu sangat bersyukur dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak MTsN 1 Pohuwato yang telah berhasil melaksanakan kegiatan Madrasah Got Talents (MGT) ke-III ini dengan sangat baik dan meriah. Kegiatan seperti ini merupakan wadah yang sangat positif bagi anak-anak peserta didik di Kabupaten Pohuwato untuk menyalurkan minat, bakat, kreativitas, dan kemampuan yang mereka miliki,” ungkap Sriasrawaty

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang positif bagi peserta didik untuk menampilkan kemampuan, kreativitas, serta bakat yang dimiliki agar dapat berkembang lebih baik melalui kompetisi yang sehat dan edukatif.

“Melalui kegiatan ini, peserta didik diberikan ruang untuk tampil, berkompetisi secara sehat, serta menguji sejauh mana kemampuan mereka, termasuk peserta didik dari MIN 1 Pohuwato yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Tentu kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memiliki dampak yang sangat baik terhadap pengembangan karakter, mental percaya diri, dan semangat berprestasi anak-anak,” ujarnya.

Sriasrawaty juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antar sekolah dan madrasah di Kabupaten Pohuwato serta menjadi sarana bertukar pikiran dalam pengembangan dunia pendidikan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi antar sekolah dan madrasah se-Kabupaten Pohuwato. Kita bisa saling bertemu, berdiskusi, bertukar pikiran, serta membangun kerja sama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan madrasah di Kabupaten Pohuwato agar semakin maju, modern, dan mampu bersaing di era digital saat ini.” Tambahnya.

Kegiatan Madrasah Got Talents (MGT) ke-III tingkat Kabupaten Pohuwato resmi dibuka dengan penuh semangat dan antusiasme peserta didik dari berbagai sekolah dan madrasah. Acara ini menjadi salah satu wadah pengembangan minat, bakat, kreativitas, serta ajang silaturahmi antar satuan pendidikan di Kabupaten Pohuwato. (AR@Z)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Pimpin Apel Pagi, Muhammad Ilham Ajak Guru Susun Strategi Pembelajaran Kokurikuler yang Efektif</title>
						                <link>https://min1pohuwato.sch.id/berita/detail/pimpin-apel-pagi-muhammad-ilham-ajak-guru-susun-strategi-pembelajaran-kokurikuler-yang-efektif</link>
						                <description>POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato menggelar apel pagi di halaman utama madrasah, Selasa, (19/05) yang diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. 

Bertindak sebagai pembina apel yakni Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Kepala Madrasah, Muhammad Ilham, yang dalam amanatnya menyampaikan sejumlah arahan terkait pembelajaran kokurikuler, penilaian kelas, serta permohonan doa bagi Kepala MIN 1 Pohuwato yang sedang mengikuti ujian kelayakan dan uji kepatutan kepala madrasah.

Muhammad Ilham terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf dari Kepala MIN 1 Pohuwato yang tidak dapat hadir membersamai seluruh civitas madrasah pada apel pagi tersebut. Ia menjelaskan bahwa Kepala Madrasah tengah mengikuti ujian kelayakan dan uji kepatutan kepala madrasah yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.

“Saya menyampaikan permohonan maaf dari Ibu Kepala Madrasah karena hari ini beliau belum dapat membersamai kita semua di madrasah. Saat ini beliau sedang mengikuti ujian kelayakan dan uji kepatutan kepala madrasah yang tentunya menjadi bagian penting dalam penilaian dan evaluasi kinerja selama memimpin MIN 1 Pohuwato. Olehnya, mari kita bersama-sama mendoakan agar seluruh proses yang dijalani beliau diberikan kelancaran, kemudahan, serta memperoleh hasil yang terbaik,” ujar Ilham.

Selain itu, Muhammad Ilham juga memberikan penekanan terkait pelaksanaan pembelajaran kokurikuler yang sementara berlangsung di madrasah. Ia meminta seluruh guru agar memaksimalkan pembelajaran dengan menyusun jadwal kegiatan secara terarah dan sistematis agar proses belajar lebih efektif dan terukur.

“Untuk pelaksanaan pembelajaran kokurikuler di pekan ini, saya berharap dapat dimaksimalkan dengan baik oleh seluruh guru. Buatlah jadwal kegiatan yang jelas dan terarah, mulai dari jam pembelajaran pertama hingga jam terakhir, sehingga proses pembelajaran lebih terstruktur dan tidak menimbulkan kebingungan terkait kegiatan yang akan dilaksanakan,” harapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kokurikuler idealnya dibagi menjadi beberapa tahapan. Pada hari pertama dan kedua, peserta didik dapat diberikan materi teori dan penguatan konsep, kemudian pada hari ketiga difokuskan pada persiapan alat dan bahan, sementara hari keempat dan kelima digunakan untuk pelaksanaan praktik atau eksekusi kegiatan.

“Biasanya pada hari pertama dan kedua pembelajaran kokurikuler lebih difokuskan pada teori dan penguatan konsep. Kemudian hari ketiga digunakan untuk mempersiapkan alat dan bahan, sedangkan hari keempat dan kelima sudah masuk pada tahap praktik atau eksekusi kegiatan. Dengan pola seperti ini, insyaAllah pada hari Jumat nanti sudah ada hasil karya peserta didik yang dapat ditampilkan dan dimanfaatkan kembali di kelas masing-masing,” ungkapnya.

Di akhir amanatnya, Muhammad Ilham turut mengingatkan bahwa penilaian kelas tetap berjalan sebagaimana mestinya hingga hari terakhir sebelum memasuki libur semester genap. Ia berharap seluruh guru dapat terus menjaga kedisiplinan dan konsistensi dalam melaksanakan tugas pembelajaran maupun administrasi penilaian.

“Saya juga mengingatkan bahwa penilaian kelas akan tetap berjalan sampai hari terakhir sebelum kita memasuki libur semester genap. Karena itu, saya berharap seluruh tenaga pendidik tetap menjaga disiplin, konsistensi, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas demi menjaga kualitas pembelajaran di MIN 1 Pohuwato.”

Dari pantauan awak Humas, Apel pagi berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian dari seluruh peserta apel, sekaligus menjadi momentum penguatan koordinasi dan semangat kerja seluruh warga MIN 1 Pohuwato dalam menghadapi berbagai agenda madrasah ke depan. (AR@Z)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Lewat Upacara Bendera, Puspita Radji Ajak Siswa MIN 1 Pohuwato Disiplin Ikuti Program Kokurikuler</title>
						                <link>https://min1pohuwato.sch.id/berita/detail/lewat-upacara-bendera-puspita-radji-ajak-siswa-min-1-pohuwato-disiplin-ikuti-program-kokurikuler</link>
						                <description>POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato kembali melaksanakan upacara bendera rutin yang berlangsung dengan penuh khidmat di halaman madrasah, Senin (18/05/26). Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Madrasah, Sriasrawaty Ahmad dan seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta peserta didik kelas I hingga kelas VI. 

Pada upacara kali ini, peserta didik kelas VI.B mendapat amanah sebagai petugas upacara. Mereka menjalankan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab, mulai dari pemimpin upacara, pengibar bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, hingga pembacaan doa.

Pada kesempatan itu, Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Puspita Radji, yang bertindak sebagai pembina upacara, dalam amanatnya mengingatkan seluruh peserta didik tentang pentingnya mengikuti kegiatan Kokurikuler yang mulai dilaksanakan pada pekan ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian penting dalam menunjang proses pembelajaran peserta didik di madrasah.

“Anak-anakku sekalian, mulai hari ini kita akan melaksanakan kegiatan kokurikuler di madrasah. Oleh karena itu, ibu berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Jangan ada yang sengaja tidak hadir ataupun meminta izin tanpa alasan yang jelas, karena kegiatan ini sangat penting untuk menunjang perkembangan kemampuan dan keterampilan kalian,” ujar Puspita.

Menurutnya, kegiatan kokurikuler tidak hanya bertujuan untuk menambah wawasan dan keterampilan peserta didik, tetapi juga menjadi sarana dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama, serta tanggung jawab siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan kokurikuler nantinya akan menjadi pelengkap dari pembelajaran intrakurikuler yang sudah diberikan oleh bapak dan ibu guru di dalam kelas. Melalui kegiatan ini, kalian tidak hanya belajar teori, tetapi juga belajar bagaimana bekerja sama, melatih kedisiplinan, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki,” ungkapnya.

Puspita juga berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan menjaga kehadiran selama pelaksanaan kegiatan berlangsung. Ia menilai bahwa semangat dan keseriusan peserta didik dalam mengikuti kegiatan kokurikuler akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan akademik maupun nonakademik siswa.

“Ibu juga berharap seluruh peserta didik dapat menjaga sikap, menjaga semangat belajar, serta memanfaatkan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik,” tutupnya penuh harap.

Selain itu, ia turut memberikan apresiasi kepada peserta didik kelas VI.B yang telah melaksanakan tugas sebagai petugas upacara dengan baik dan penuh percaya diri. 

Setelah amanat pembina upacara selesai disampaikan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh salah satu peserta didik sebagai bentuk rasa syukur agar seluruh rangkaian kegiatan Kokurikuler berjalan lancar dan mendapat keberkahan. (AR@Z)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Potong Tumpeng Warnai Puncak Milad ke-26 MIN 1 Pohuwato</title>
						                <link>https://min1pohuwato.sch.id/berita/detail/potong-tumpeng-warnai-puncak-milad-ke26-min-1-pohuwato</link>
						                <description>POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato menggelar prosesi potong tumpeng sebagai puncak rangkaian Semarak Milad ke-26 MIN 1 Pohuwato. Kegiatan yang berlangsung di pelataran madrasah tersebut berlangsung meriah dan penuh rasa syukur dengan disaksikan seluruh civitas madrasah, mulai dari peserta didik, dewan guru, hingga tenaga kependidikan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, jajaran wakil kepala madrasah, dewan guru, staf tata usaha, serta seluruh peserta didik. Suasana semakin semarak ketika acara diawali dengan kuis interaktif yang dibawakan oleh para guru kepada peserta didik. Antusiasme dan keceriaan tampak menghiasi jalannya kegiatan sejak awal hingga akhir acara.

Dalam sambutannya, Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan momentum Milad ke-26 sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang madrasah yang terus berkembang hingga saat ini.

“Anak-anakku sekalian, perayaan Milad ke-26 ini bukan hanya sekadar momentum untuk bergembira dan merayakan hari lahir madrasah, tetapi lebih dari itu, ini adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT karena sampai hari ini madrasah tercinta kita masih diberikan keberkahan, kemajuan, dan terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang membanggakan,” ungkapnya.

Ia mengenang perjalanan madrasah yang dulunya bernama MI Al-Ikhlas Paguat, kemudian berubah menjadi MIN Paguat, hingga kini menjadi MIN 1 Pohuwato. Menurutnya, perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa madrasah mampu bertahan dan berkembang berkat kerja sama, dedikasi, serta kebersamaan seluruh warga madrasah.

“Perjalanan madrasah ini bukan perjalanan yang singkat. Dahulu madrasah ini masih bernama MI Al-Ikhlas Paguat, kemudian berubah menjadi MIN Paguat, hingga sekarang menjadi MIN 1 Pohuwato. Tentu perjalanan panjang ini penuh dengan perjuangan, pengorbanan, serta dedikasi dari para pendahulu, para guru, tenaga kependidikan, dan semua pihak yang telah membesarkan madrasah ini,” kenang Sriasrawaty.

“Alhamdulillah, sampai hari ini masih ada bapak dan ibu guru yang tetap membersamai madrasah sejak masa awal berdirinya. Ini menjadi bukti bahwa MIN 1 Pohuwato dibangun dengan rasa cinta, kebersamaan, dan pengabdian yang luar biasa,” tambahnya.

Sriasrawaty juga menyampaikan bahwa usia ke-26 tahun merupakan usia yang penuh makna untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, karakter peserta didik, serta semangat dalam membawa nama baik madrasah ke tingkat yang lebih tinggi.

“Di usia yang ke-26 tahun ini, kita patut merasa bangga menjadi bagian dari MIN 1 Pohuwato. Kebanggaan itu harus diwujudkan melalui semangat belajar yang lebih baik, disiplin, menjaga nama baik madrasah, serta terus berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik,” harapnya.

Kepala madrasah mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan madrasah sebagai tempat menuntut ilmu dan membangun karakter, sekaligus menyampaikan apresiasi kepada dewan guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam memajukan madrasah.

“Saya berharap seluruh peserta didik dapat menjadikan madrasah ini sebagai tempat untuk menuntut ilmu, membangun karakter, menanamkan akhlak mulia, dan meraih cita-cita setinggi mungkin. Kepada bapak ibu guru dan tenaga kependidikan, saya juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang terus diberikan demi kemajuan madrasah tercinta ini,” ujarnya penuh harap.

Menutup sambutannya, Sriasrawaty menyampaikan ucapan Selamat Milad ke-26 MIN 1 Pohuwato serta harapan agar madrasah terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang maju, bermutu, dan mampu dikenal hingga tingkat nasional bahkan mendunia.

“Atas nama pribadi dan Kepala MIN 1 Pohuwato, saya mengucapkan Selamat Milad ke-26 untuk MIN 1 Pohuwato. Semoga ke depan MIN 1 Pohuwato semakin maju, semakin bermutu, mampu melahirkan generasi yang unggul dan berakhlakul karimah, serta mampu menjadi madrasah yang dikenal hingga tingkat nasional bahkan mendunia.” Ucapnya.

Acara puncak kemudian ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, yang didampingi oleh Wakamad Kurikulum, Wakamad Kesiswaan, dewan guru, dan staf tata usaha. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan dan pencapaian MIN 1 Pohuwato selama 26 tahun. (AR@Z)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Semarak Milad ke-26, MIN 1 Pohuwato Gelar Jalan Sehat dan Parade Marching Band Gita Madani</title>
						                <link>https://min1pohuwato.sch.id/berita/detail/semarak-milad-ke26-min-1-pohuwato-gelar-jalan-sehat-dan-parade-marching-band-gita-madani</link>
						                <description>POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Dalam rangka memperingati Milad ke-26 tahun, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato menggelar kegiatan jalan sehat yang dipusatkan di halaman madrasah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik kelas I sampai kelas VI bersama dewan guru, staf tata usaha, dan seluruh civitas madrasah.

Kegiatan diawali dengan apel pelepasan peserta jalan sehat oleh Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad. Rute perjalanan dimulai dari halaman madrasah dengan mengelilingi Desa Soginti dan kembali finis di halaman MIN 1 Pohuwato.

Semarak kegiatan semakin terasa dengan penampilan Marching Band Gita Madani yang tampil memukau di barisan terdepan. Atraksi dan irama musik yang ditampilkan berhasil menarik perhatian masyarakat sekitar yang tampak antusias menyaksikan jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya sebelum melepas peserta jalan sehat, Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad menyampaikan bahwa pelaksanaan Milad yang seyogianya dilaksanakan pada 7 Mei 2026 harus disesuaikan dengan agenda penting madrasah, yakni pelaksanaan Asesmen Madrasah (AM).

Ia menjelaskan bahwa keputusan penjadwalan ulang tersebut telah melalui hasil rapat bersama dewan guru dan seluruh civitas madrasah demi memastikan seluruh agenda pendidikan berjalan dengan baik tanpa mengurangi makna peringatan milad.

“Hari ini merupakan pelaksanaan Semarak Milad MIN 1 Pohuwato ke-26 tahun yang sebenarnya telah direncanakan pada tanggal 7 Mei 2026. Namun karena madrasah masih fokus dalam pelaksanaan Asesmen Madrasah (AM), maka melalui hasil rapat bersama dewan guru dan seluruh civitas madrasah, kegiatan Milad akhirnya kita laksanakan pada hari ini tanpa mengurangi makna dan semangat kebersamaan.” Jelasnya.

Selain itu, Sriasrawaty Ahmad juga mengungkapkan harapan besar agar perayaan Milad MIN 1 Pohuwato ke depan dapat dilaksanakan secara terpadu bersama MTsN 1 Pohuwato dan MAN 1 Pohuwato dengan melibatkan seluruh alumni sebagai bentuk penguatan silaturahmi dan kebersamaan antar lembaga pendidikan madrasah.

“Insya Allah ke depan perayaan Milad ini akan kita kemas lebih besar dan lebih meriah melalui Milad terpadu bersama MTsN 1 Pohuwato dan MAN 1 Pohuwato. Bahkan rencananya kita juga akan menghadirkan seluruh alumni agar momentum Milad bukan hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan ukhuwah keluarga besar madrasah.” Tambahnya.

Menurutnya, Milad bukan hanya menjadi ajang perayaan semata, tetapi juga momentum mempererat kekeluargaan, menanamkan semangat hidup sehat, serta memperkenalkan eksistensi dan kemajuan madrasah kepada masyarakat luas.

“Saya berharap melalui usia ke-26 tahun ini, MIN 1 Pohuwato semakin maju, semakin bermutu, mampu mencetak generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta mampu bersaing di era global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” ucapnya penuh harap.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya melepas jalan sehat dalam rangka semarak Milad MIN 1 Pohuwato yang ke-26 tahun, selasa (12/05/26).

Sepanjang jalan, masyarakat Desa Soginti terlihat menyambut hangat kegiatan tersebut. Banyak warga yang berdiri di sepanjang jalan memberikan semangat kepada peserta jalan sehat dan menikmati penampilan Marching Band Gita Madani yang tampil energik dan penuh semangat. (AR@Z)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Disiplin Saat Upacara, Asyifa Dapat Hadiah Langsung dari Kepala MIN 1 Pohuwato</title>
						                <link>https://min1pohuwato.sch.id/berita/detail/disiplin-saat-upacara-asyifa-dapat-hadiah-langsung-dari-kepala-min-1-pohuwato</link>
						                <description>POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Usai pelaksanaan upacara bendera,  Suasana pelataran Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Senin (11/05/26) mendadak hening ketika Kepala Madrasah, Sriasrawaty Ahmad, memanggil salah satu peserta didik dari barisan upacara sesaat setelah seluruh rangkaian upacara bendera selesai dilaksanakan. Para siswa tampak penasaran dan terkejut karena tidak mengetahui maksud pemanggilan tersebut

Ternyata, siswa yang dipanggil merupakan siswi kelas I.A atas nama Asyifa Khoirunisa Napolion yang dinilai sangat disiplin dan tertib selama mengikuti pelaksanaan upacara bendera. Di tengah suasana barisan yang cukup ramai dengan gerakan beberapa peserta didik lain, Asyifa tetap berdiri tegap dan fokus mengikuti jalannya upacara dari awal hingga selesai.

Sebagai bentuk penghargaan atas kedisiplinan tersebut, Kepala MIN 1 Pohuwato memberikan reward (hadiah) berupa uang saku kepada Asyifa di hadapan seluruh peserta upacara. Momen tersebut sontak mendapat perhatian seluruh warga madrasah dan disambut tepuk tangan meriah dari peserta didik maupun dewan guru.

“Sebagai bentuk penghargaan saya kepada Asyifa Khoirunisa Napolion yang telah mengikuti seluruh rangkaian upacara bendera dengan penuh disiplin, saya memberikan hadiah berupa uang saku. Walaupun hadiah ini sangat kecil, namun saya berharap ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar disiplin dalam setiap kegiatan di madrasah,” ungkapnya.

Sriasrawaty mengatakan bahwa sikap disiplin yang ditunjukkan Asyifa patut menjadi teladan bagi peserta didik lain karena tetap fokus dan tegap mengikuti upacara meskipun suasana di sekitarnya kurang kondusif.

“Walaupun teman di sampingnya banyak bergerak dan kurang fokus, Asyifa tetap berdiri tegap mengikuti upacara dengan baik dari awal hingga selesai. Inilah contoh peserta didik yang patut diberikan apresiasi karena mampu menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab sejak usia dini.” tambahnya

Ia juga berharap pemberian apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya agar lebih tertib, fokus, dan bertanggung jawab saat mengikuti kegiatan madrasah, khususnya pelaksanaan upacara bendera yang menjadi salah satu sarana pembentukan karakter siswa.

“Saya berharap apa yang dilakukan Asyifa dapat menjadi contoh dan motivasi bagi peserta didik lainnya agar lebih tertib, lebih fokus, dan lebih menghargai pelaksanaan upacara bendera sebagai bagian dari pendidikan karakter.” Harapnya. 

Selain itu, Sriasrawaty menegaskan mengajak seluruh peserta didik untuk membiasakan sikap disiplin, tanggung jawab, dan berperilaku baik sejak dini karena kebiasaan positif akan menjadi bekal penting dalam meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.

“Jadilah kalian anak-anak yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki sikap yang baik, karena kebiasaan kecil yang dilakukan sejak sekarang akan menentukan masa depan kalian nantinya. Anak yang disiplin akan lebih mudah meraih cita-cita, serta menjadi kebanggaan orang tua, guru, dan masyarakat.” tutupnya.   (AR@Z)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Miskina Gusu Ajak Peserta Didik Sukseskan Kokurikuler dan Milad Madrasah pada Upacara Bendera </title>
						                <link>https://min1pohuwato.sch.id/berita/detail/miskina-gusu-ajak-peserta-didik-sukseskan-kokurikuler-dan-milad-madrasah-pada-upacara-bendera-</link>
						                <description>POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato kembali melaksanakan upacara bendera rutin yang berlangsung khidmat di halaman madrasah, Senin (11/05/26). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta peserta didik kelas I hingga kelas VI.

Pada pelaksanaan upacara kali ini, peserta didik kelas IV.B mendapat amanah sebagai petugas upacara. Para petugas terlihat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mulai dari pemimpin upacara, pengibar bendera, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, hingga pembacaan doa.

Adapun yang bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Guru Fikih MIN 1 Pohuwato, Miskina Gusu. Dalam amanatnya, ia memberikan apresiasi kepada petugas upacara yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, penampilan petugas upacara dari kelas IV.B sudah menunjukkan kesiapan dan keberanian tampil di depan banyak orang. Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar peserta didik terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap hal-hal kecil agar pelaksanaan upacara berikutnya dapat berjalan lebih baik lagi.

“Alhamdulillah pelaksanaan upacara hari ini berjalan dengan baik. Petugas upacara dari kelas IV.B telah menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan percaya diri. Meskipun masih ada beberapa hal kecil yang perlu diperbaiki, namun itu menjadi bagian dari proses belajar agar kedepannya bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

Selain memberikan evaluasi dan motivasi kepada petugas upacara, Miskina Gusu juga menyampaikan informasi penting terkait pelaksanaan kegiatan kokurikuler yang direncanakan akan dimulai pada pekan depan.

“Insya Allah pada pekan depan kita akan mulai melaksanakan kegiatan kokurikuler. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperdalam materi pembelajaran sekaligus membentuk karakter kalian agar lebih disiplin, mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Miskina menjelaskan bahwa dalam kurikulum terbaru, istilah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lilalamin (P5RA) kini telah berubah menjadi kegiatan kokurikuler. Meski namanya berubah, tujuan utama kegiatan tersebut tetap sama.

“Dulu kita mengenal kegiatan ini dengan nama P5RA, namun pada kurikulum baru sekarang disebut kokurikuler. Walaupun namanya berubah, tujuan utamanya tetap sama, yakni membentuk karakter kalian  agar menjadi generasi yang disiplin, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Tak hanya itu, dalam amanatnya Miskina juga mengingatkan seluruh warga madrasah terkait pelaksanaan milad MIN 1 Pohuwato yang ke-26 yang akan dilaksanakan pada esok hari. Ia mengajak seluruh warga madrasah untuk ikut menyukseskan serta memeriahkan kegiatan milad madrasah.

“Besok MIN 1 Pohuwato akan memasuki usia ke-26 tahun. Walaupun perayaannya sederhana, saya berharap seluruh warga madrasah tetap memiliki semangat untuk ikut menyukseskan dan memeriahkannya. Milad ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kecintaan terhadap madrasah kita.”

Setelah penyampaian amanat pembina upacara, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh salah satu peserta didik sebagai wujud rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh warga MIN 1 Pohuwato senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberkahan dalam melaksanakan seluruh aktivitas pendidikan di madrasah.  (AR@Z)
</description>
					                </item><item>
						                <title>MIN 1 Pohuwato Turut Semarakkan Jalan Pagi Milad ke-35 MAN 1 Pohuwato</title>
						                <link>https://min1pohuwato.sch.id/berita/detail/min-1-pohuwato-turut-semarakkan-jalan-pagi-milad-ke35-man-1-pohuwato</link>
						                <description>POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Jum’at (08/05/2026), Civitas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato turut ambil bagian dalam kegiatan jalan pagi bersama dalam rangka memeriahkan Milad ke-35 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pohuwato. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dimulai dari Taman Paguat dan berakhir di lingkungan MAN 1 Pohuwato dengan diikuti oleh berbagai unsur pemerintah, madrasah, dan alumni.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (kakankemenag) Kabupaten Pohuwato yang diwakili oleh Kepala Seksi (Kasie) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Saiful Annam. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat kebersamaan seluruh peserta dan berharap Milad ke-35 MAN 1 Pohuwato menjadi momentum memperkuat silaturahmi antar civitas madrasah dan alumni.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Paguat yang diwakili oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Paguat, Abdul Muthalib Karim, unsur TNI dan Polri, para kepala madrasah dari berbagai jenjang MAN, MTsN, termasuk Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, sekolah dan madrasah sahabat, hingga para alumni lintas angkatan mulai tahun 1991 sampai dengan 2025.

Hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pohuwato, Nakir Ismail, yang juga merupakan alumni MAN 1 Pohuwato angkatan 1991, serta Ketua KPU Kabupaten Pohuwato, Iwan Kaparangi, yang juga tercatat sebagai alumni MAN 1 Pohuwato.

Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, mengaku bersyukur dapat kembali hadir dan ambil bagian dalam momentum bersejarah tersebut. Selain sebagai kepala madrasah, dirinya juga merupakan mantan guru di MAN 1 Pohuwato sehingga kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi yang penuh makna baginya.

“Kami civitas MIN 1 Pohuwato merasa sangat bersyukur dapat turut ambil bagian dalam memeriahkan Milad ke-35 MAN 1 Pohuwato. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan membangun semangat kekeluargaan antar lembaga pendidikan madrasah.” Ungkapnya.

Ia juga mengaku merasa bahagia dapat kembali bertemu dengan para mantan muridnya yang kini telah sukses di berbagai bidang. Menurutnya, keberhasilan para alumni menjadi bukti nyata bahwa MAN 1 Pohuwato terus melahirkan generasi yang membanggakan daerah dan bangsa.

“Kami civitas MIN 1 Pohuwato merasa sangat bersyukur dapat turut ambil bagian dalam memeriahkan Milad ke-35 MAN 1 Pohuwato. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan membangun semangat kekeluargaan antar lembaga pendidikan madrasah.” Ucapnya penuh haru.

Terakhir, Sriasrawaty menyampaikan ucapan selamat Milad ke-35 kepada MAN 1 Pohuwato sekaligus berharap madrasah tersebut terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul, berprestasi, serta mampu melahirkan generasi berakhlakul karimah yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan agama.

“Saya atas nama keluarga besar MIN 1 Pohuwato sekaligus sebagai mantan guru di MAN 1 Pohuwato mengucapkan selamat Milad ke-35 kepada MAN 1 Pohuwato. Semoga MAN 1 Pohuwato semakin maju, semakin unggul, terus melahirkan generasi berprestasi, berakhlakul karimah, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan agama.”

Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak penuh keakraban dengan para peserta yang berjalan bersama sambil saling menyapa dan bernostalgia. (AR@Z
</description>
					                </item><item>
						                <title>Rapat Berkala MIN 1 Pohuwato Evaluasi Bulan April, Gas Program Prioritas Mei</title>
						                <link>https://min1pohuwato.sch.id/berita/detail/rapat-berkala-min-1-pohuwato-evaluasi-bulan-april-gas-program-prioritas-mei</link>
						                <description>POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato menggelar rapat berkala bulanan, Rabu (06/05/2026) di ruang dewan guru. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Sriasrawaty Ahmad, ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja selama bulan April sekaligus merumuskan strategi pelaksanaan program prioritas pada bulan Mei.

Kegiatan rapat dihadiri oleh para wakil kepala madrasah (wakamad), seluruh dewan guru, serta staf tata usaha MIN 1 Pohuwato. Suasana rapat berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh civitas madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Dalam arahannya, Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menegaskan bahwa rapat bulanan merupakan forum strategis dalam melakukan evaluasi kinerja sekaligus merancang langkah-langkah ke depan demi peningkatan kualitas layanan pendidikan di madrasah.

“Rapat bulanan ini merupakan bagian penting dari upaya kita bersama untuk terus melakukan evaluasi terhadap kinerja selama satu bulan terakhir, sekaligus mempersiapkan berbagai agenda yang akan dilaksanakan ke depan. Hal ini tentunya sejalan dengan tugas dan tanggung jawab kita sebagai tenaga pendidik dan kependidikan dalam memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik.”

Lebih lanjut, Sriasrawaty juga menyampaikan apresiasi atas peningkatan kedisiplinan seluruh guru dan tenaga kependidikan, khususnya dalam hal kehadiran selama bulan April yang menunjukkan hasil sangat positif.

“Alhamdulillah, untuk kehadiran selama bulan April menunjukkan hasil yang sangat baik. Tidak terdapat keterlambatan maupun pulang sebelum waktunya. Ini merupakan capaian yang patut kita syukuri dan saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu atas kedisiplinan yang terus meningkat. Semoga hal ini dapat kita pertahankan bahkan ditingkatkan di bulan-bulan berikutnya.”

Ia turut memberikan penghargaan kepada para wakil kepala madrasah atas kinerja program yang telah berjalan dengan baik, seraya mengajak seluruh civitas madrasah untuk terus memperkuat kolaborasi dan inovasi.

“Saya juga memberikan apresiasi kepada para wakil kepala madrasah yang telah menjalankan program-programnya dengan baik. Ke depan, saya berharap kita semua terus menjaga konsistensi dalam bekerja, meningkatkan semangat kolaborasi, serta terus berinovasi demi kemajuan MIN 1 Pohuwato.”

Menutup arahannya, Kepala MIN 1 Pohuwato mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi berbagai agenda prioritas madrasah agar setiap kegiatan dapat terlaksana secara optimal dan sukses.

“Melalui rapat ini, kita juga ingin memastikan bahwa kedisiplinan, kebersamaan, dan tanggung jawab tetap terjaga dengan baik. Karena keberhasilan madrasah tidak hanya ditentukan oleh individu, tetapi oleh kerja sama yang solid dari seluruh unsur yang ada.”

Selain evaluasi, rapat juga membahas berbagai agenda penting yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, di antaranya kegiatan Porsema, penamatan peserta didik kelas VI, pelaksanaan kurban, serta Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk kelas I hingga kelas V.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan kegiatan desiminasi penggunaan aplikasi E-Cuti, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan terkait tata cara pengajuan, pengelolaan, serta pemantauan cuti secara digital.  (AR@Z)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Permudah Layanan Cuti, Sriasrawaty Ahmad Sambut Positif Aplikasi E-Cuti</title>
						                <link>https://min1pohuwato.sch.id/berita/detail/permudah-layanan-cuti-sriasrawaty-ahmad-sambut-positif-aplikasi-ecuti</link>
						                <description>POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menghadiri kegiatan optimalisasi penggunaan aplikasi E-Cuti yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato, Rabu (06/05/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi digital layanan administrasi kepegawaian bagi seluruh ASN di lingkungan Kemenag Pohuwato.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Pohuwato, Rais Abaidata, dan diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Pohuwato.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Saiful Kaharu, para Kepala Seksi, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Pohuwato, serta para Kepala Madrasah Negeri dari berbagai jenjang, termasuk Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad.

Dalam sambutannya, Kakankemenag Pohuwato, Rais Abaidata, menegaskan bahwa optimalisasi aplikasi E-Cuti merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan administrasi berbasis digital. Mengubah sistem pengajuan cuti yang sebelumnya manual menjadi digital, sehingga prosesnya menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Senada dengan hal tersebut, Kasubbag TU Saiful Kaharu juga menyampaikan bahwa aplikasi E-Cuti dirancang untuk memberikan kemudahan bagi ASN dalam mengajukan cuti tanpa harus hadir langsung ke kantor.

Ditempat yang sama, Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menyambut baik pelaksanaan optimalisasi aplikasi E-Cuti sebagai bentuk kemajuan layanan berbasis digital di lingkungan Kementerian Agama. Menurutnya, kehadiran aplikasi tersebut  sangat relevan dengan kebutuhan ASN saat ini yang dituntut untuk bekerja secara efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Di era sekarang, sistem pelayanan sudah harus mengikuti perkembangan zaman. ASN tidak lagi dituntut untuk selalu hadir secara fisik hanya untuk mengurus administrasi, termasuk dalam hal pengajuan cuti,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti kondisi geografis wilayah kerja ASN yang tidak semuanya dekat dengan pusat layanan administrasi, sehingga aplikasi ini menjadi solusi nyata.

“Bagi kami yang berada di wilayah dengan jarak tempuh cukup jauh ke kantor, aplikasi E-Cuti ini sangat membantu. ASN dapat mengajukan cuti langsung dari tempat tugas masing-masing tanpa harus mengorbankan waktu dan biaya perjalanan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap implementasi aplikasi ini dapat berjalan optimal dan dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh ASN.

“Kami berharap dengan hadirnya aplikasi E-Cuti ini, tidak ada lagi kendala dalam proses pengajuan cuti. Semua dapat dilakukan secara mandiri, cepat, dan transparan. Ini tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan kinerja dan kedisiplinan ASN,” tutupnya. (AR@Z)
</description>
					                </item></channel>
  	</rss>