• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Api Unggun KPMT 2026 Menyala, Semangat Pramuka MIN 1 Pohuwato Makin Membara

Api Unggun KPMT 2026 Menyala, Semangat Pramuka MIN 1 Pohuwato Makin Membara

Gambar : Kepala Madrasah dan Peserta Pramuka MIN 1 Pohuwato tampak antusias saat mengikuti rangkaian malam api unggun KPMT 2026 di Lapangan Olahraga MAN 1 Pohuwato, Jumat dini hari

Api Unggun KPMT 2026 Menyala, Semangat Pramuka MIN 1 Pohuwato Makin Membara

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Murid peserta Pramuka Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato  tampak bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan malam api unggun Kemah Pramuka Madrasah Terpadu (KPMT) 2026 yang digelar di Lapangan Olahraga MAN 1 Pohuwato, Jumat dini hari (21/08/2026), tepat pukul 00.00 WITA.

Di bawah langit malam Paguat, kegiatan api unggun tersebut dihadiri sekaligus dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Paguat, Marwan Kude. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, diikuti oleh para peserta KPMT 2026 dari lingkungan Madrasah Terpadu Pohuwato.

Dalam amanatnya, Marwan Kude mengajak seluruh peserta menjadikan momentum perkemahan bukan sekadar sebagai kegiatan kepramukaan, tetapi juga sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan sekaligus membentuk karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, disiplin, dan mampu menghargai perbedaan.

“Api unggun ini adalah simbol dari semangat yang harus terus menyala di hati setiap insan Pramuka. Jangan biarkan semangat itu padam,” ujar Marwan.

Marwan berharap semangat kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan KPMT 2026 tidak berhenti ketika kegiatan perkemahan berakhir. Menurutnya, nilai persaudaraan, kedisiplinan, gotong royong, dan kepedulian yang diperoleh selama kegiatan harus dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.

Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, mengapresiasi antusiasme para murid dalam mengikuti seluruh rangkaian KPMT 2026, termasuk kegiatan api unggun yang menjadi salah satu momentum penting dalam membangun karakter peserta didik.

“Keikutsertaan anak-anak dalam kegiatan Pramuka seperti KPMT ini memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya diperoleh di dalam kelas. Mereka belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, sekaligus bagaimana menghargai dan membangun persaudaraan dengan sesama,” tutur Sriasrawaty Ahmad.

Ia menambahkan, kegiatan api unggun hendaknya dimaknai bukan hanya sebagai bagian dari tradisi perkemahan, tetapi sebagai simbol semangat yang harus terus dipelihara oleh setiap peserta didik.

“Harapan kami, semangat yang mereka rasakan malam ini dapat terus menyala setelah kembali ke madrasah. Semangat untuk belajar, berprestasi, bekerja sama, disiplin, serta menjadi pribadi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” lanjutnya.

Malam api unggun kemudian menjadi salah satu rangkaian yang memperkuat makna pelaksanaan KPMT 2026 sebagai wahana pembinaan karakter peserta didik madrasah. Kobaran api yang menyala tidak hanya memberikan kehangatan, tetapi juga menjadi simbol semangat persaudaraan dan kebersamaan seluruh peserta. (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment