• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Bangun Budaya Positif, MIN 1 Pohuwato Rutin Gelar Shalat Dhuha Bersama Setiap Jumat

Bangun Budaya Positif, MIN 1 Pohuwato Rutin Gelar Shalat Dhuha Bersama Setiap Jumat

Gambar : Suasana khusyuk shalat Dhuha berjamaah yang diikuti siswa MIN 1 Pohuwato pada kegiatan pembiasaan ibadah rutin hari Jumat guna membentuk akhlakul karimah peserta didik.

Bangun Budaya Positif, MIN 1 Pohuwato Rutin Gelar Shalat Dhuha Bersama Setiap Jumat

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter religius peserta didik melalui program pembiasaan positif. Salah satunya dengan melaksanakan shalat Dhuha berjamaah secara rutin setiap hari Jumat, yang diikuti oleh seluruh siswa dan didampingi para guru di halaman madrasah.

Dalam rangka menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini, Civitas MIN 1 Pohuwato secara konsisten menggiatkan pembiasaan ibadah shalat Dhuha berjamaah bagi seluruh siswa. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Jumat sebagai bagian dari program pembiasaan baik dan budaya positif madrasah.

Pelaksanaan shalat Dhuha berjamaah berlangsung di halaman MIN 1 Pohuwato, Jumat (23/01/2026), dengan diikuti oleh seluruh siswa dari berbagai jenjang kelas. Kegiatan berjalan dengan tertib, khusyuk, dan penuh kekhidmatan. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan shalat.

Tidak hanya melibatkan siswa, kegiatan ini juga didampingi oleh sejumlah guru yang turut serta dalam pelaksanaan dan pengawasan. Kehadiran guru diharapkan dapat menjadi teladan dan motivasi bagi siswa dalam membiasakan diri melaksanakan ibadah secara rutin.

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menjelaskan bahwa pembiasaan shalat Dhuha berjamaah ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat sebagai bagian dari upaya membangun budaya religius di lingkungan madrasah.

“Shalat Dhuha berjamaah ini adalah bagian dari upaya kami menanamkan nilai-nilai keislaman pada siswa. Dengan kebiasaan ini, kami berharap seluruh siswa dapat lebih disiplin serta memahami pentingnya ibadah dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Sriasrawaty Ahmad.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pada hari Senin hingga Kamis, pelaksanaan shalat Dhuha dilakukan oleh siswa di kelas masing-masing. Sementara khusus hari Jumat, seluruh siswa diarahkan untuk melaksanakan shalat Dhuha secara berjamaah di halaman madrasah guna menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekhusyukan.

“Hari Senin sampai Kamis para siswa melaksanakan shalat di kelas masing-masing. Nah, khusus hari Jumat, kami giatkan shalat Dhuha secara berjamaah di halaman madrasah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran guru dalam setiap kegiatan ibadah menjadi contoh nyata bagi siswa dalam mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

“Keteladanan guru sangat penting. Ketika guru hadir dan terlibat langsung, siswa akan lebih termotivasi untuk menjadikan ibadah sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” tambahnya. (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment