Bangun Sinergi Sejak Awal, MIN 1 Pohuwato Gelar Wawancara Orang Tua Calon Murid Baru
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato kembali melanjutkan rangkaian seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan menggelar wawancara bagi orang tua calon peserta didik, Senin (27/04/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang dewan guru ini menjadi salah satu tahapan penting untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga sejak awal proses pendidikan.
Wawancara tersebut diikuti oleh orang tua calon peserta didik yang sebelumnya telah dinyatakan lulus seleksi administrasi. Suasana pelaksanaan berlangsung tertib, lancar, dan penuh nuansa kekeluargaan, mencerminkan komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis.
Ketua Panitia PMBM, Lofyan Nupu, menjelaskan bahwa wawancara bukan sekadar pelengkap dalam proses seleksi, melainkan bagian strategis dalam membangun fondasi kerja sama yang kuat antara pihak madrasah dan keluarga.
“Wawancara ini bukan hanya formalitas administrasi, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang terbuka antara madrasah dan orang tua. Kami ingin memastikan bahwa ada kesamaan visi dalam mendidik anak, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan optimal,” ujar Lofyan.
Sementara itu, Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menegaskan bahwa keterlibatan orang tua memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan pendidikan anak. Menurutnya, sinergi antara madrasah dan keluarga menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang unggul.
“Madrasah tidak bisa berjalan sendiri. Kami sangat membutuhkan dukungan penuh dari orang tua agar peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar dan mencapai perkembangan yang optimal,” ungkap Sriasrawaty.
Lebih lanjut, ia berharap melalui seluruh rangkaian seleksi PMBM ini, MIN 1 Pohuwato dapat menjaring peserta didik terbaik sekaligus membangun kemitraan yang kuat dengan orang tua sejak awal.
“Melalui proses seleksi ini, kami tidak hanya mencari peserta didik yang siap secara akademik, tetapi juga membangun kolaborasi yang baik dengan orang tua. Kami ingin menciptakan ekosistem pendidikan yang saling mendukung demi masa depan anak-anak,” tutupnya.
Melalui tahapan ini, pihak madrasah berupaya mengenal lebih dekat latar belakang keluarga, pola asuh, serta kesiapan orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak di MIN 1 Pohuwato. Selain itu, wawancara juga menjadi ruang komunikasi awal untuk menyamakan visi antara madrasah dan orang tua.siswa. (AR@Z)


0 Komentar