• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Dari Luwuk untuk Madrasah Maju, MIN 1 Pohuwato Gelar Peningkatan Mutu dan Pengembangan Madrasah

Dari Luwuk untuk Madrasah Maju, MIN 1 Pohuwato Gelar Peningkatan Mutu dan Pengembangan Madrasah

Gambar : Foto bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato, Rais Abaidata, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Erman Hubu, Pokjawas Madrasah Fatmawati Suleman, Kepala MIN 1 Pohuwato Sriasrawaty Ahmad, serta seluruh peserta kegiatan Peningkatan Mutu dan Pengembangan Madrasah

Dari Luwuk untuk Madrasah Maju, MIN 1 Pohuwato Gelar Peningkatan Mutu dan Pengembangan Madrasah

LUWUK (min1pohuwato.sch.id) – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memperkuat budaya kerja yang profesional, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato menggelar Kegiatan Peningkatan Mutu dan Pengembangan Madrasah bertema “Penguatan Budaya Madrasah untuk Mewujudkan Layanan Pendidikan yang Berkualitas dan Berprestasi”, Kamis (18/06/2026), di Hotel Kota Luwuk.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Pohuwato, Rais Abaidata, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasie Penmad) Erman Hubu, Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Fatmawati Suleman, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan MIN 1 Pohuwato.

Dalam arahannya, Kakankemenag Pohuwato, Rais Abaidata menegaskan bahwa kemajuan sebuah madrasah tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu pihak, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid dari seluruh stakeholder pendidikan. Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu pesat menjadi tantangan sekaligus peluang bagi madrasah untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran.

"Membangun madrasah yang unggul bukanlah pekerjaan satu atau dua orang saja. Kemajuan madrasah membutuhkan keterlibatan, dukungan, dan kerja sama seluruh stakeholder, mulai dari kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, pengawas, komite, orang tua, hingga masyarakat. Ketika seluruh unsur bergerak bersama dalam satu visi dan tujuan yang sama, maka kemajuan madrasah akan lebih mudah diwujudkan,” jelas Rais.

Rais menekankan bahwa guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan sesuai dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan yang menjadi karakter utama madrasah.

"Saat ini kita berada pada era perkembangan teknologi yang sangat cepat. Kondisi ini menuntut dunia pendidikan, termasuk madrasah, untuk terus melakukan inovasi dan transformasi. Olehnya, Guru harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, menciptakan suasana belajar yang menarik, sekaligus membekali peserta didik dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman," Tegas Kakankemenag.

Selain itu, Rais Abaidata juga mengingatkan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan agar senantiasa menjalankan tugas sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Dengan disiplin, profesionalisme, dan kerja sama yang baik, madrasah akan mampu menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya dan diminati masyarakat.

"Namun demikian, kemajuan teknologi tidak boleh membuat kita melupakan identitas dan karakter madrasah. Justru nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, kedisiplinan, dan pembentukan karakter harus menjadi fondasi utama yang berjalan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Inilah yang menjadi kekuatan dan keunggulan madrasah dibandingkan lembaga pendidikan lainnya," imbuhnya.

"Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, mengambil setiap ilmu dan pengalaman yang diperoleh, kemudian mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan semangat kebersamaan, kerja sama, dan komitmen yang kuat, saya yakin MIN 1 Pohuwato akan terus berkembang menjadi madrasah yang unggul, berprestasi, serta menjadi pilihan utama masyarakat," tutup Kakankemenag.

Sementara itu, Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah peningkatan kapasitas dan pengembangan kompetensi bagi seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah.

"Kegiatan peningkatan mutu dan pengembangan madrasah ini merupakan salah satu ikhtiar madrasah dalam membangun budaya madrasah yang  profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan,” jelas Sriasrawaty.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut setiap guru untuk terus meningkatkan kemampuan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas, inovatif, efektif, dan menyenangkan bagi peserta didik.

"Dunia pendidikan terus mengalami perubahan yang sangat dinamis, sehingga setiap tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dituntut untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkapnya

Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi guru, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas tenaga kependidikan dalam mengelola administrasi dan layanan madrasah secara lebih cepat, akuntabel, transparan, dan profesional.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kompetensi profesional, dan kepribadian guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, efektif, dan menyenangkan. Guru bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing, teladan, dan inspirator yang mampu membentuk karakter peserta didik sesuai nilai-nilai keislaman dan kebangsaan," tutur Kepala madrasah.

"Selain itu, kami juga memberikan perhatian yang besar kepada penguatan kapasitas tenaga kependidikan. Tata kelola administrasi yang cepat, akurat, dan akuntabel. Oleh karena itu, seluruh tenaga kependidikan harus terus meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada warga madrasah maupun masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan berbagai sesi penguatan kapasitas, diskusi, serta refleksi bersama guna membangun komitmen kolektif dalam memajukan MIN 1 Pohuwato sebagai madrasah yang adaptif terhadap perubahan dan terus berorientasi pada peningkatan  (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment