• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Dukung Kesehatan Anak, Siswa MIN 1 Pohuwato Terima Obat Cacing dari Puskesmas Paguat

Dukung Kesehatan Anak, Siswa MIN 1 Pohuwato Terima Obat Cacing dari Puskesmas Paguat

Gambar : Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diberikan kepada peserta didik MIN 1 Pohuwato oleh petugas Puskesmas Paguat sebelum pemberian obat cacing.

Dukung Kesehatan Anak, Siswa MIN 1 Pohuwato Terima Obat Cacing dari Puskesmas Paguat

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan peserta didik serta mencegah penyakit kecacingan, siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato menerima obat cacing gratis dari UPT Puskesmas Paguat, Selasa (10/02/2026).

Pemberian obat cacing tersebut merupakan bagian dari Program Pemberantasan Penyakit Menular (POPM) Kecacingan yang secara rutin dilaksanakan oleh Puskesmas Paguat sebagai upaya pencegahan penyakit sejak usia dini.

Petugas Puskesmas Paguat hadir langsung ke MIN 1 Pohuwato dan disambut oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Madrasah, Djafar Mohune, beserta dewan guru. Kegiatan diawali dengan skrining kesehatan peserta didik, meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan, dilanjutkan dengan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada seluruh siswa.

Salah satu petugas Puskesmas Paguat, Mohammad Taufik, menjelaskan bahwa obat cacing diberikan kepada seluruh peserta didik MIN 1 Pohuwato mulai dari kelas I hingga kelas VI dengan total sebanyak 250 siswa.

“Pemberian obat cacing ini dilakukan secara gratis melalui program POPM kecacingan. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap enam bulan sekali sebagai langkah pencegahan infeksi cacing pada anak usia sekolah, sehingga kesehatan dan kemampuan belajar siswa dapat terjaga secara optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penyakit kecacingan yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak serius pada tumbuh kembang anak. Infeksi cacing dapat menyebabkan gangguan penyerapan gizi, anemia, hingga menurunnya konsentrasi dan prestasi belajar.

“Penyakit cacingan tidak bisa dianggap remeh. Anak yang terinfeksi cacing akan mengalami penurunan daya serap nutrisi sehingga berpengaruh pada status gizi dan perkembangan kognitif. Sebaliknya, anak yang bebas dari kecacingan akan lebih sehat, aktif, dan memiliki potensi prestasi belajar yang lebih baik,” jelasnya.

Plh Kepala MIN 1 Pohuwato, Djafar Mohune, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Puskesmas Paguat atas kepedulian dan kerja sama yang terus terjalin dengan pihak madrasah.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Puskesmas Paguat yang secara konsisten memberikan perhatian terhadap kesehatan peserta didik di MIN 1 Pohuwato. Program pemberian obat cacing ini sangat bermanfaat dan menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan anak-anak kami,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kesehatan peserta didik merupakan prioritas utama madrasah dalam mendukung proses pembelajaran yang optimal.

“Kesehatan peserta didik adalah fondasi utama keberhasilan belajar. Dengan adanya skrining kesehatan, edukasi PHBS, serta pemberian obat cacing ini, kami berharap seluruh peserta didik berada dalam kondisi sehat, sehingga dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan maksimal,” tambahnya.

Djafar juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami berharap melalui pemberian obat cacing ini, peserta didik MIN 1 Pohuwato terhindar dari penyakit kecacingan dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. Semoga kerja sama antara madrasah dan Puskesmas Paguat terus terjalin dengan baik demi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.  (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment