• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Guru dan Siswa MIN 1 Pohuwato Bersatu dalam Ibadah, Sholat Dhuha Jadi Tradisi Positif Madrasah

Guru dan Siswa MIN 1 Pohuwato Bersatu dalam Ibadah, Sholat Dhuha Jadi Tradisi Positif Madrasah

Gambar : Siswa dan guru MIN 1 Pohuwato mengikuti sholat dhuha berjamaah di halaman madrasah Guru baru Bahasa Arab MIN 1 Pohuwato, Rahmat Dunggio, mengimami pelaksanaan sholat dhuha berjamaah bersama siswa,

Guru dan Siswa MIN 1 Pohuwato Bersatu dalam Ibadah, Sholat Dhuha Jadi Tradisi Positif Madrasah

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Suasana religius dan penuh kekhusyukan mewarnai halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Jumat (14/08/2026). Seluruh siswa bersama dewan guru dan tenaga kependidikan mengikuti sholat dhuha berjamaah sebagai bagian dari pembiasaan keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap Jumat.

Kegiatan diawali dengan doa pagi dan penguatan nilai-nilai akhlak sebelum dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat dhuha secara berjamaah. Pada kesempatan tersebut, sholat dhuha diimami oleh guru Bahasa Arab yang baru bergabung di MIN 1 Pohuwato, Rahmat Dunggio.

Pelaksanaan sholat dhuha secara bergantian dengan melibatkan guru laki-laki sebagai imam menjadi bagian dari upaya madrasah menghadirkan keteladanan secara langsung kepada peserta didik. Selain memberikan pengalaman spiritual, pola tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara guru dan siswa dalam suasana pembelajaran yang lebih humanis dan religius.

Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, mengatakan bahwa pembiasaan sholat dhuha tidak semata-mata diarahkan pada pelaksanaan ibadah sunnah, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik.

“Kegiatan sholat dhuha berjamaah ini merupakan bagian dari ikhtiar madrasah untuk membiasakan peserta didik mencintai dan menjalankan ibadah sejak dini. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, kami berharap nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, kebersamaan, dan akhlak mulia dapat tumbuh dalam diri mereka,” ujar Sriasrawaty Ahmad.

Menurutnya, keterlibatan guru dalam kegiatan keagamaan juga memiliki peran penting dalam memberikan contoh nyata kepada siswa. Keteladanan tersebut diharapkan tidak hanya terlihat ketika berada di lingkungan madrasah, tetapi dapat diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami tidak ingin anak-anak hanya mengetahui tentang ibadah secara teori, tetapi juga terbiasa melaksanakannya. Karena itu, guru juga harus hadir memberikan contoh dan menjadi teladan bagi mereka. Sholat dhuha berjamaah ini menjadi momentum untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat pembinaan karakter religius,” tambahnya.

Suasana halaman madrasah yang tertata dan teduh semakin mendukung kekhusyukan pelaksanaan sholat dhuha. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib hingga ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, kesehatan, serta kelancaran dalam menjalankan aktivitas pembelajaran.

Sholat dhuha berjamaah setiap Jumat pun terus menjadi salah satu tradisi positif di MIN 1 Pohuwato dalam membangun budaya madrasah yang religius, disiplin, kompak, dan berkarakter.(AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment