• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Hari Kedua AKGTK 2026, Guru MIN 1 Pohuwato Jalani Asesmen dengan Tertib dan Lancar

Hari Kedua AKGTK 2026, Guru MIN 1 Pohuwato Jalani Asesmen dengan Tertib dan Lancar

Gambar : Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, memberikan pendampingan kepada guru peserta AKGTK 2026 dalam pelaksanaan asesmen berbasis daring di laboratorium komputer madrasah.

Hari Kedua AKGTK 2026, Guru MIN 1 Pohuwato Jalani Asesmen dengan Tertib dan Lancar

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2026 memasuki hari kedua di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Selasa (06/10/2026). Bertempat di ruang laboratorium komputer madrasah, pelaksanaan asesmen berlangsung tertib sebagai bagian dari program nasional untuk mengukur kompetensi guru sesuai bidang tugas dan rumpun mata pelajaran masing-masing.

Pelaksanaan AKGTK 2026 pada hari kedua dibagi ke dalam beberapa sesi. Sesi pertama yang berlangsung pukul 08.30–10.30 WITA diikuti oleh empat guru yang terdiri atas guru mata pelajaran Fikih, Akidah Akhlak, serta sebagian guru kelas. Sementara pada sesi ketiga dijadwalkan akan berlangsung pukul 14.00–16.00 WITA dan diikuti oleh satu guru pengampuh mata pelajaran Al-Qur’an Hadis.

Dalam pelaksanaannya, para peserta melakukan proses login secara mandiri menggunakan akun EMIS GTK  masing-masing sebelum mengakses sistem asesmen. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan AKGTK 2026 yang mengedepankan sistem asesmen berbasis daring.

Kegiatan mendapatkan pendampingan langsung dari Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, bersama Operator EMIS GTK MIN 1 Pohuwato, Abd Rauf Zaid. Pendampingan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan teknis dapat diikuti sesuai ketentuan serta membantu peserta apabila menghadapi kendala dalam proses akses maupun penggunaan aplikasi asesmen.

Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, saat ditemui Tim Humas Madrasah di sela-sela pendampingan, menjelaskan bahwa salah satu perubahan dalam pelaksanaan AKGTK 2026 adalah mekanisme asesmen yang dilaksanakan secara daring penuh (full online).

Menurutnya, peserta tidak lagi mengikuti asesmen pada Titik Lokasi (Tilok) terpusat di tingkat kabupaten/kota. Peserta dapat mengikuti asesmen dengan menggunakan perangkat yang tersedia dan terhubung dengan jaringan internet melalui sistem yang telah ditentukan, termasuk penggunaan Safe Exam Browser (SEB).

“Salah satu perubahan dalam pelaksanaan AKGTK tahun ini adalah mekanisme asesmen yang dilakukan secara full online. Peserta tidak lagi mengikuti ujian di titik lokasi terpusat tingkat kabupaten atau kota, tetapi melaksanakan asesmen secara daring dengan perangkat yang terhubung internet sesuai ketentuan,” jelas Sriasrawaty.

Sriasrawaty menambahkan, Meski mekanisme asesmen dilakukan secara mandiri, MIN 1 Pohuwato memilih untuk tetap memfasilitasi para guru dengan menyediakan satu lokasi pelaksanaan di ruang laboratorium komputer madrasah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan madrasah sekaligus untuk memastikan para guru dapat mengikuti asesmen dengan nyaman dan memperoleh bantuan teknis apabila menghadapi kendala.

“Walaupun tidak ada Tilok terpusat, tidak serta-merta guru-guru melaksanakan AKGTK di mana saja. Kami tetap mengumpulkan para guru dalam satu lokasi di ruang laboratorium komputer yang fasilitasnya memadai. Hal ini penting agar jika terjadi kendala teknis maupun jaringan, operator kami bisa langsung membantu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sriasrawaty menyampaikan bahwa AKGTK bukan hanya menjadi agenda evaluasi, tetapi juga menjadi momentum bagi guru untuk melakukan refleksi terhadap kompetensi yang dimiliki.

“Kami berharap para guru dapat mengikuti asesmen ini dengan sungguh-sungguh. Apa pun hasilnya nanti, kami berharap dapat menjadi bahan evaluasi dan refleksi untuk terus meningkatkan kompetensi, khususnya dalam memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas kepada peserta didik,” ujarnya.

Pelaksanaan AKGTK hari kedua Sesi pertama, di MIN 1 Pohuwato berlangsung dengan tertib dan lancar. Para peserta dapat mengikuti setiap tahapan asesmen sampai menyelesaikan soal dalam batas waktu yang tersedia, meskipun tingkat kesulitan soal dinilai cukup menantang. (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment