• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Keluarga Besar MIN 1 Pohuwato Turut Semarakkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Keluarga Besar MIN 1 Pohuwato Turut  Semarakkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Gambar : Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, bersama keluarga besar madrasah saat sebelum mengikuti rangkaian tradisi pembagian Toyopo dalam momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Keluarga Besar MIN 1 Pohuwato Turut Semarakkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato turut menyemarakkan rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/ 2026 Miladiyah dengan kembali menggelar tradisi pembagian Toyopo di Masjid Al-Mu’minun, Desa Soginti Kecamatan Paguat kabupaten Pohuwato, Kamis (03/09/2026).

Bagi MIN 1 Pohuwato, pelaksanaan tradisi Toyopo menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat. Peserta didik diajak mengenal warisan budaya daerah sekaligus memahami nilai-nilai kebersamaan, religiusitas, kepedulian, dan penghargaan terhadap tradisi leluhur.

Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, mengatakan bahwa keikutsertaan keluarga besar madrasah dalam tradisi pembagian Toyopo merupakan bentuk partisipasi dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi media untuk memperkenalkan budaya lokal kepada peserta didik.

“Tradisi pembagian Toyopo tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi peserta didik untuk mengenal dan memahami kekayaan budaya Gorontalo yang memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai keislaman,” ujar Sriasrawaty.

Sriasrawaty menambahkan, tradisi Toyopo juga mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Gorontalo. Karena itu, keterlibatan peserta didik dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah sekaligus memperkuat karakter sosial dan religius mereka.

“Saya melihat tradisi pembagian Toyopo sebagai simbol perpaduan antara agama, budaya, kreativitas, dan kebersamaan. Ini menjadi bagian dari komitmen MIN 1 Pohuwato untuk terus mengenalkan kearifan lokal kepada peserta didik agar budaya daerah tetap hidup dan menjadi bagian dari identitas generasi muda,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi budaya bagi peserta didik. Melalui tradisi pembagian Toyopo, para peserta didik diperkenalkan secara langsung dengan salah satu kearifan lokal masyarakat Gorontalo yang tumbuh dan berkembang seiring dengan nilai-nilai keislaman.  (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment