• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Kepala MIN 1 Pohuwato Hadiri Rakor Kepala Madrasah Negeri se-Provinsi Gorontalo

Kepala MIN 1 Pohuwato Hadiri Rakor Kepala Madrasah Negeri se-Provinsi Gorontalo

Gambar : Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, saat hadir mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Madrasah Negeri se-Provinsi Gorontalo di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo

Kepala MIN 1 Pohuwato Hadiri Rakor Kepala Madrasah Negeri se-Provinsi Gorontalo

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Madrasah Negeri se-Provinsi Gorontalo yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Selasa (13/01/2026). Kegiatan ini menjadi agenda strategis dalam memperkuat koordinasi serta menyinergikan program kerja madrasah negeri di Provinsi Gorontalo dalam menghadapi tahun berjalan.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Masjrul Janto Usman, dan diikuti oleh seluruh kepala madrasah negeri dari berbagai jenjang se- Provinsi Gorontalo.

Dalam arahannya, Kabid Penmad menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama antar madrasah negeri guna meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Rakor ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam pelaksanaan program prioritas pendidikan madrasah.

Sejumlah agenda penting dibahas dalam rapat koordinasi tersebut. Agenda pertama adalah persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran mendatang. Pembahasan ini difokuskan pada kesiapan madrasah dalam menghadapi proses PPDB yang transparan, akuntabel, serta menjunjung prinsip pemerataan layanan pendidikan.

Agenda kedua membahas pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (Porsema) yang akan melibatkan peserta didik dari seluruh madrasah negeri di Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang pembinaan minat, bakat, serta penguatan karakter peserta didik melalui kegiatan olahraga dan seni.

Selanjutnya, agenda ketiga menitikberatkan pada peningkatan kompetensi kepala madrasah dan guru inovatif, melalui berbagai program pelatihan, workshop, serta penguatan profesionalisme pendidik guna menjawab tantangan pendidikan di era modern.

Sementara itu, agenda keempat membahas pelaksanaan Kursus Mahir Dasar (KMD) Tahap II sebagai upaya memperkuat kapasitas pembina pramuka di lingkungan madrasah. Selain itu, turut dibahas rencana pembentukan Saka Ikhlas Beramal, sebagai wadah pembinaan sikap, karakter, dan kepemimpinan peserta didik melalui Gerakan Pramuka.

Kehadiran Kepala MIN 1 Pohuwato dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen madrasah dalam mendukung dan mengimplementasikan kebijakan serta program prioritas yang telah disepakati bersama di tingkat provinsi.

Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah negeri.

“Rapat koordinasi ini sangat penting sebagai langkah bersama dalam memperkuat sinergi dan menyamakan arah kebijakan pendidikan madrasah. Melalui forum ini, kami mendapatkan gambaran yang jelas terkait program prioritas yang harus dilaksanakan secara bersama-sama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sriasrawaty Ahmad menegaskan bahwa MIN 1 Pohuwato siap berkomitmen mendukung seluruh agenda yang telah disepakati dalam rapat koordinasi tersebut.

“MIN 1 Pohuwato siap berkomitmen mendukung seluruh agenda yang telah disepakati bersama, baik terkait persiapan PPDB, pelaksanaan Porsema, peningkatan kompetensi kepala madrasah dan guru, maupun penguatan kegiatan kepramukaan melalui KMD Tahap II dan pembentukan Saka Ikhlas Beramal,” ungkapnya.

Sriasrawaty juga menambahkan bahwa hasil rapat koordinasi ini akan segera ditindaklanjuti di lingkungan madrasah melalui perencanaan program yang terukur dan berkelanjutan.

“Kami akan menindaklanjuti hasil rakor ini dengan langkah-langkah konkret di madrasah, sehingga seluruh program tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan mutu layanan pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik,” tambahnya. (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment