• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Kepala MIN 1 Pohuwato Ikuti Studi Tiru, Siap Adaptasi Inovasi MAN 2 Kudus

Kepala MIN 1 Pohuwato Ikuti Studi Tiru, Siap Adaptasi Inovasi MAN 2 Kudus

Gambar : Foto bersama Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, bersama rombongan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo saat melakukan kunjungan studi tiru di MAN 2 Kudus,

Kepala MIN 1 Pohuwato Ikuti Studi Tiru, Siap Adaptasi Inovasi MAN 2 Kudus

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Dalam rangka mempercepat transformasi menuju madrasah unggul dan berintegritas, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, mengikuti kegiatan studi tiru ke MAN 2 Kudus, Rabu (08/04/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kunjungan resmi rombongan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo dalam rangka penguatan mutu tata kelola pendidikan serta percepatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi jajaran kepala madrasah negeri se-Provinsi Gorontalo untuk belajar langsung dari satuan kerja pendidikan yang telah menunjukkan capaian kinerja unggul, baik dalam aspek manajerial, akademik, maupun pelayanan publik berbasis reformasi birokrasi.

Rombongan disambut hangat oleh Kepala MAN 2 Kudus, H. Ali Musyafak, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasahnya sebagai locus studi tiru. Ia berharap praktik-praktik baik yang telah diterapkan dapat menjadi inspirasi dan bahkan dikembangkan lebih lanjut oleh madrasah lain.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Kaswad Sartono, dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam membangun budaya kerja profesional dan berintegritas.

“Kita belajar dari yang terbaik. Tugas kita bukan hanya melihat, tetapi menyerap, mengadaptasi, dan mengimplementasikan sesuai dengan karakter dan kebutuhan satuan kerja masing-masing,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai sistem manajemen berbasis digital, penguatan budaya mutu, inovasi layanan publik, hingga strategi pembangunan Zona Integritas yang berkelanjutan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD) yang berlangsung dinamis dan interaktif. Dalam forum tersebut dibahas berbagai strategi peningkatan tata kelola madrasah, penguatan transparansi layanan, serta percepatan reformasi birokrasi di lingkungan pendidikan.

Dihubungi secara terpisah oleh Humas Madrasah via WhatsApp, Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan banyak inspirasi dan perspektif baru dalam pengelolaan madrasah.

“Dari hasil pengamatan kami di MAN 2 Kudus, terlihat jelas bagaimana kualitas pendidikan dibangun secara sistematis dan konsisten. Prestasi akademik dan non-akademik berjalan beriringan dengan penguatan akhlak islami yang menjadi ruh utama madrasah. Selain itu, praktik teknologi yang mumpuni juga menjadi penopang utama efektivitas layanan dan pembelajaran,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang diusung, yakni berakhlak islami, unggul dalam prestasi, dan adaptif terhadap teknologi, menjadi kombinasi yang sangat relevan dengan arah pengembangan MIN 1 Pohuwato ke depan.

“Kami mengusung prinsip amati, tiru, dan modifikasi. Artinya, apa yang baik akan kita pelajari secara mendalam, kemudian kita sesuaikan dengan kondisi dan potensi yang ada di MIN 1 Pohuwato. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam integritas dan pelayanan publik,” jelasnya.

Menurutnya, hasil studi tiru ini akan segera ditindaklanjuti melalui rapat internal, penyusunan rencana aksi, serta penguatan kolaborasi antar tim kerja.

“Kami optimis, dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh civitas madrasah, MIN 1 Pohuwato mampu bertransformasi menjadi madrasah unggul, adaptif, dan berintegritas,” pungkasnya. (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment