Kolaborasi Jadi Kunci, MIN 1 Pohuwato Perkuat Sinergi Orangtua Jelang TKA April 2026
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato menggelar rapat bersama orangtua/wali siswa kelas VI guna memperkuat sinergi dan menyatukan persepsi dalam mempersiapkan peserta didik. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang dewan guru, Kamis (02/04/2026), yang dihadiri oleh Kepala Madrasah, Guru Kelas VIa, serta seluruh orangtua siswa kelas VI.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menegaskan bahwa keberhasilan peserta didik dalam mengikuti TKA tidak hanya ditentukan oleh kesiapan akademik di madrasah, tetapi juga oleh dukungan dan pendampingan dari lingkungan keluarga.
Beliau menyampaikan bahwa komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang solid antara guru dan orangtua merupakan fondasi utama dalam menciptakan kesiapan belajar yang optimal.
“Keberhasilan anak-anak kita dalam mengikuti TKA tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara madrasah dan keluarga. Sinergi ini menjadi kunci agar pelaksanaan ujian berjalan lancar dan memperoleh hasil yang optimal. Kita ingin anak-anak menghadapi TKA dengan percaya diri, tenang, dan penuh kesiapan,” ujar beliau.
Ia berharap sinergi yang terbangun melalui rapat ini dapat terus berlanjut hingga pelaksanaan TKA dan bahkan setelahnya, sebagai bagian dari budaya kolaboratif dalam memajukan pendidikan di MIN 1 Pohuwato.
Selanjutnya, penyampaian informasi teknis terkait pelaksanaan TKA disampaikan secara rinci oleh Guru Kelas VIa, Halid Hasan. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik bertujuan untuk mengukur capaian kompetensi siswa sesuai standar yang telah ditetapkan, sekaligus menjadi instrumen evaluasi dalam peningkatan mutu pendidikan di madrasah.
Menurutnya, melalui TKA madrasah dapat memetakan kemampuan siswa secara lebih terstruktur, mengidentifikasi capaian pembelajaran, serta menyusun strategi pembinaan lanjutan yang lebih tepat sasaran.
“Kami terus memberikan motivasi kepada siswa agar tetap percaya diri dan tidak merasa terbebani. Yang terpenting adalah mereka belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga kesehatan. Dengan kerja sama yang baik antara guru dan orangtua, insya Allah hasilnya akan maksimal,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut juga disampaikan sejumlah poin penting yang perlu menjadi perhatian orangtua, di antaranya Jadwal dan teknis pelaksanaan TKA, Tata tertib peserta ujian, Kelengkapan administrasi, Pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental siswa
Orangtua diimbau untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif di rumah, membangun komunikasi yang positif dengan anak, serta menghindari tekanan berlebihan yang dapat memengaruhi kondisi psikologis siswa.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para orangtua secara aktif menyampaikan pertanyaan, saran, serta masukan terkait pelaksanaan TKA. Pihak madrasah memberikan penjelasan secara terbuka dan komprehensif sehingga tercapai kesepahaman bersama. (AR@Z)


0 Komentar