Merah Putih Tetap Berkibar di Tengah Hujan, MIN 1 Pohuwato Gelar Penghormatan Bendera
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Hujan gerimis yang mengguyur sejak pagi tidak menghalangi semangat nasionalisme warga Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato. Dengan penuh khidmat, upacara pengibaran bendera Merah Putih tetap dilaksanakan di halaman madrasah, senin (25/05/26) sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara sekaligus penanaman nilai cinta tanah air kepada seluruh peserta didik.
Meski cuaca kurang bersahabat, seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan MIN 1 Pohuwato tetap mengikuti pelaksanaan penghormatan bendera dengan tertib dan penuh semangat. Para petugas pengibar bendera menjalankan tugasnya dengan sigap dan penuh tanggung jawab membawa Sang Merah Putih menuju tiang bendera.
Suasana berlangsung haru ketika bendera Merah Putih perlahan dinaikkan di tengah rintik hingga derasnya hujan. Tidak sedikit siswa yang tetap berdiri tegap memberikan penghormatan meski pakaian mereka mulai basah terkena air hujan. Kondisi tersebut justru menambah makna perjuangan dan pengorbanan dalam menjaga semangat persatuan serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Pelaksanaan penghormatan bendera kali ini juga bertepatan dengan momentum peringatan Hari Guru Nasional yang menjadi pengingat pentingnya peran guru dalam dunia pendidikan. Dalam amanatnya, Wakamad Kurikulum MIN 1 Pohuwato, Yuwinda Wati Hippy, menyampaikan bahwa guru memiliki tanggung jawab besar bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik karakter dan menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada peserta didik.
“Berkibarnya bendera Merah Putih pada pagi hari ini menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme warga MIN 1 Pohuwato tidak mudah padam hanya karena kondisi cuaca. Hujan bukanlah penghalang untuk menunjukkan rasa cinta kepada tanah air, justru dari situ kita belajar tentang tanggung jawab, keteguhan, dan semangat pengabdian,” ujarnya.
Saya merasa bangga melihat seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan tetap bertahan mengikuti upacara dengan penuh khidmat meski diguyur hujan. Ini adalah bentuk pendidikan karakter yang nyata, karena kedisiplinan dan kebersamaan tidak hanya diajarkan di dalam kelas, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.” Tambahnya.
Beliau juga mengajak seluruh siswa untuk menghormati guru, menjaga adab, dan memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh demi masa depan yang lebih baik. Menurutnya, semangat para siswa yang tetap bertahan mengikuti upacara di tengah hujan merupakan cerminan karakter disiplin dan kebersamaan yang patut diapresiasi.
“Hari ini juga menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Guru Nasional. Guru memiliki peran besar dalam membentuk generasi masa depan, bukan hanya sebagai pengajar ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pembimbing akhlak, penanam nilai, dan teladan bagi peserta didik. Oleh karena itu, saya berharap seluruh siswa dapat terus menghormati guru, menjaga sopan santun, serta memanfaatkan kesempatan belajar dengan baik agar kelak menjadi generasi yang membanggakan agama, bangsa, dan negara.” Tuturnya.
Dengan tetap berkibarnya bendera Merah Putih di tengah hujan, MIN 1 Pohuwato kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai disiplin, nasionalisme, tanggung jawab, serta semangat persatuan kepada seluruh warga madrasah.
“Semoga semangat yang terlihat pada pelaksanaan penghormatan bendera hari ini dapat terus tumbuh dalam diri seluruh warga madrasah. Kebersamaan, disiplin, dan cinta tanah air harus senantiasa dijaga agar MIN 1 Pohuwato terus melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.” Ungkapnya penuh harap. (AR@Z)


0 Komentar