MIN 1 Pohuwato Beri Apresiasi Empat Peserta Didik yang Tampil di Ajang GMBC Walikota Cup 2026
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Apresiasi atas perjuangan peserta didik dalam ajang Gorontalo Marching Band Championship (GMBC) Walikota Cup 2026 kategori individual kembali diberikan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato. Pada apel pagi bersama seluruh peserta didik, Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menyerahkan bonus dan piagam penghargaan kepada empat peserta didik yang telah tampil mewakili madrasah, Selasa (22/9/2026).
Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi madrasah atas keberanian dan usaha peserta didik dalam mengikuti kompetisi. Sebelumnya, dua dari empat peserta berhasil meraih prestasi, yakni Keyzie Syafwan Maulana Latif sebagai Juara 2 Kategori Individual Snare Drum Divisi Junior dan Adelia Saputri Bagu sebagai Juara 3 Individual Color Guard Divisi Junior.
Sementara dua peserta lainnya, Mohammad Darwis Monoarfa dan Syafiq Syadidul M. Hamzah, turut mendapatkan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan keberanian mereka tampil dalam kompetisi.
Usai menyerahkan penghargaan, Sriasrawaty menyampaikan terima kasih kepada keempat peserta didik yang telah berani tampil dan membawa nama baik madrasah dalam ajang GMBC Walikota Cup 2026 di GOR Nani Wartabone Kota Gorontalo.
“Terima kasih kepada kalian anak-anak yang sudah berani tampil dan membawa harum nama madrasah tercinta. Apa yang kalian lakukan patut diapresiasi, baik yang berhasil meraih juara maupun yang belum mendapatkan juara. Kalian semua telah memberikan yang terbaik dan membawa nama MIN 1 Pohuwato dalam ajang tersebut,” ujar Sriasrawaty.
Ia menambahkan, bonus yang diberikan kepada peserta didik berupa uang saku memang tidak seberapa. Namun, pemberian tersebut merupakan bentuk perhatian dan apresiasi dari pihak madrasah atas usaha serta perjuangan mereka.
“Bonus yang diberikan mungkin tidak seberapa, hanya berupa uang saku. Namun, ini merupakan bentuk apresiasi dari pihak madrasah atas perjuangan dan keberanian anak-anak. Kami berharap pemberian ini dapat menjadi penyemangat untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan,” tambahnya.
Menurut Sriasrawaty, prestasi maupun pengalaman mengikuti kompetisi merupakan bagian dari proses pembelajaran yang dapat membentuk keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepercayaan diri peserta didik.
Ia berharap capaian yang diperoleh dalam ajang GMBC dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk berani mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki melalui berbagai kegiatan di madrasah.
“Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi. Teruslah belajar dan berlatih, jangan cepat puas dengan apa yang sudah diraih dan jangan pula berkecil hati ketika belum mendapatkan juara. Setiap kesempatan tampil adalah pengalaman yang sangat berharga,” pesannya.
Penyerahan bonus dan piagam penghargaan tersebut disaksikan seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan MIN 1 Pohuwato dalam suasana apel pagi. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi madrasah untuk menumbuhkan budaya apresiasi terhadap setiap proses dan capaian peserta didik. (AR@Z)


0 Komentar