MIN 1 Pohuwato Berpartisipasi dalam Program Indonesia Khataman Al-Quran 2025
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato turut serta dalam program nasional Indonesia Khataman Al-Qur'an yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Nuzulul Qur'an yang dilaksanakan secara nasional pada Ahad, 16 Maret 2025 bertepatan dengan 16 Ramadan 1446 H.
Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menjelaskan bahwa keikutsertaan madrasah dalam program ini adalah tindak lanjut hasil rapat melalui Zoom Meeting tentang implementasi dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nomor SE.13 Tahun 2025 yang mengatur teknis pelaksanaan program nasional Indonesia Khataman Al-Qur'an. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat tradisi membaca Al-Qur'an di lingkungan madrasah serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai keislaman bagi peserta didik.
"Program Indonesia Khataman Al-Qur'an merupakan momentum istimewa untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menambah keberkahan di bulan suci Ramadan. Melalui program ini, kita tidak hanya sekadar membaca Al-Qur'an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari," ujar Sriasrawaty Ahmad.
Sebagai tindak lanjut dari edaran tersebut, MIN 1 Pohuwato telah membentuk kelompok khataman yang terdiri dari guru dan peserta didik dengan jumlah minimal 10 orang per kelompok. Pembentukan kelompok ini bertujuan agar proses khataman dapat berjalan lebih sistematis dan terkoordinasi.
Pelaksanaan khataman dimulai kemarin, sabtu, (15/03/2025) dengan target penyelesaian sampai hari ini ahad, (16/03/2025) pukul 16.00 WITA. Setelah pelaksanaan khataman, hasil dan dokumentasi kegiatan harus diserahkan kepada Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pohuwato paling lambat hari ini, ahad, (16/03/2025) pukul 17.00 WITA. Laporan ini nantinya akan diteruskan ke Kantor Wilayah kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Gorontalo sebelum disampaikan ke Kementerian Agama (Kemenag) pusat.
Lebih lanjut, Sriasrawaty menyatakan bahwa partisipasi MIN 1 Pohuwato dalam program ini juga merupakan langkah nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat moderasi beragama di lingkungan pendidikan.
“Di era modern ini, kita harus terus mengembangkan metode pembelajaran Al-Qur'an yang lebih interaktif dan mendalam, agar anak-anak tidak hanya mampu membaca tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sriasrawaty Ahmad juga mengimbau seluruh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik untuk bersinergi dalam menyukseskan program nasional ini.
“Semoga program Indonesia Khataman Al-Qur'an ini membawa manfaat besar bagi kita semua, dan semakin memperkokoh nilai-nilai spiritual serta kebersamaan di lingkungan madrasah,” pungkasnya. (AR@Z)
0 Komentar