Operator MIN 1 Pohuwato Ikuti Pendampingan EMIS GTK Baru, Siap Kawal Data Guru Non ASN 2026
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Operator Education Management Information System (EMIS) Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Abd Rauf Zaid, mengikuti kegiatan pendampingan implementasi EMIS GTK terbaru yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo, Selasa (28/04/2026), bertempat di Labkom MTsN 1 Pohuwato.
Kegiatan pendampingan ini menjadi bagian penting dalam mendukung penyaluran Tunjangan Insentif Guru non ASN Madrasah Tahun 2026 agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk untuk memastikan kesiapan operator madrasah dalam melakukan pendataan serta pengusulan guru non ASN melalui sistem EMIS GTK terbaru.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi (Kasie) Guru Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Moh. Fardhi Umar, yang memberikan arahan sekaligus penguatan kepada seluruh peserta terkait pentingnya akurasi data dalam sistem EMIS GTK.
“Pendampingan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penyaluran Tunjangan Insentif Guru non ASN Madrasah Tahun 2026. Kami menekankan bahwa setiap calon penerima wajib memiliki akun terdaftar serta memenuhi kriteria sesuai ketentuan Direktorat GTK Madrasah, sehingga proses pengusulan dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan akuntabel.” Jelasnya.
Fardhi juga menekankan bahwa peran operator menjadi sangat krusial dalam menjaga kualitas data pendidikan. Operator madrasah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap data GTK, seperti kualifikasi pendidikan, masa kerja, dan status kepegawaian, telah sesuai dengan dokumen fisik yang sah guna menghindari kendala administratif di kemudian hari.
Selama kegiatan berlangsung, para operator mengikuti pemaparan materi dengan penuh perhatian, termasuk Abd Rauf Zaid yang secara aktif menyimak penjelasan dari tim admin EMIS GTK Kanwil.
“Keikutsertaan saya dalam kegiatan ini adalah bentuk komitmen MIN 1 Pohuwato untuk memastikan seluruh data Guru dan Tenaga Kependidikan tervalidasi dengan benar. Kami akan terus melakukan verifikasi dan pemutakhiran data secara berkala agar tidak ada kendala dalam proses pengusulan tunjangan maupun program lainnya.” Ujarnya.
Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, turut memberikan dukungan penuh atas keterlibatan operator dalam kegiatan ini. Menurutnya, transformasi digital melalui EMIS GTK harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang kompeten, khususnya operator madrasah sebagai garda terdepan pengelolaan data.
“Kami memberikan dukungan penuh kepada operator dalam mengikuti kegiatan ini. Keakuratan data di tingkat madrasah merupakan kunci utama dalam mendukung kesejahteraan guru. Jika data EMIS GTK tersaji dengan baik, maka seluruh program, akan berjalan lebih lancar dan tepat sasaran.” ungkapnya
Selain itu, kegiatan ini juga menegaskan bahwa implementasi sistem EMIS GTK baru akan dilakukan secara bertahap. Ditargetkan pada Juli 2026, seluruh madrasah sudah sepenuhnya menggunakan platform ini dalam pengelolaan data GTK. Oleh karena itu, setiap operator dituntut untuk segera melakukan pemutakhiran data sebelum batas waktu yang telah ditentukan.
Tidak hanya operator, para guru juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung proses pendataan dengan memberikan informasi yang akurat dan terbaru. Sinergi antara guru dan operator menjadi kunci dalam menjaga validitas database pendidikan nasional. (AR@Z)


0 Komentar