Perkuat Akurasi Data, Operator EMIS MIN 1 Pohuwato Ikuti Refreshment EMIS 4.0
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Operator EMIS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Abd Rauf Zaid, mengikuti kegiatan Refreshment Penggunaan Aplikasi EMIS 4.0 dan Implementasi Aplikasi EMIS GTK Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Rabu (30/09/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo tersebut berlangsung selama tiga hari, 28–30 September 2026, dan diikuti Admin EMIS Kabupaten/Kota serta operator madrasah dan Raudhatul Athfal (RA) se-Provinsi Gorontalo.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Hj. Fitriyani Humokor. Dalam arahannya, Fitriyani menekankan pentingnya peran operator dalam mendukung kelancaran administrasi, pengelolaan data, serta pelayanan di lingkungan Kementerian Agama.
Menurutnya, operator memiliki posisi strategis karena berbagai proses administrasi dan pengelolaan data pada satuan kerja sangat bergantung pada ketepatan dan konsistensi kerja operator.
“Operator merupakan ujung tombak dalam pergerakan organisasi. Kalau satu hari saja operator tidak hadir atau tidak bekerja, tentu banyak data dan proses administrasi yang akan terganggu,” tegas Fitriyani.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, panitia menghadirkan narasumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Boalemo. Kehadiran narasumber tersebut menjadi ruang diskusi bagi para operator terkait persoalan administrasi kependudukan yang ditemukan dalam proses pemutakhiran dan validasi data EMIS.
Fitriyani menyampaikan bahwa kolaborasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan data yang lebih baik.
“Dengan kehadiran Dinas Dukcapil, ini menjadi kesempatan bagi kita untuk belajar bersama, terutama dalam memahami bagaimana pengelolaan data dapat dilakukan secara baik sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal,” jelasnya.
Dalam sesi diskusi, Operator EMIS MIN 1 Pohuwato, Abd Rauf Zaid, turut menyampaikan pertanyaan kepada narasumber dari Dinas Dukcapil Kabupaten Pohuwato terkait persoalan yang dihadapi dalam pengelolaan data peserta didik.
Ia menanyakan mengenai peserta didik yang ditemukan memiliki NIK ganda, serta langkah yang perlu dilakukan untuk memastikan data kependudukan siswa dapat diverifikasi dan diperbaiki sesuai data yang sebenarnya.
Menurutnya, kegiatan refreshment tidak hanya menjadi sarana untuk memahami pembaruan penggunaan aplikasi EMIS 4.0 dan EMIS GTK, tetapi juga memberikan kesempatan kepada operator untuk menyampaikan kendala teknis yang ditemukan dalam pengelolaan data di madrasah.
“Kegiatan ini sangat membantu operator dalam memperbarui pemahaman terkait penggunaan EMIS 4.0 dan EMIS GTK, sekaligus menjadi ruang untuk mendapatkan solusi atas persoalan data yang ditemui di lapangan,” tambahnya.
Abd Rauf berharap hasil kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam pengelolaan data di MIN 1 Pohuwato, sehingga data madrasah yang tersaji dalam sistem EMIS semakin akurat, valid, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. (AR@Z)


0 Komentar