• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Perkuat Pembinaan Siswa, MIN 1 Pohuwato Gelar Pertemuan Khusus Bersama Orang Tua

Perkuat Pembinaan Siswa, MIN 1 Pohuwato Gelar Pertemuan Khusus Bersama Orang Tua

Gambar : Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, bersama Wakamad Bidang Kesiswaan, Wakamad Bidang Kurikulum, wali kelas, dan orang tua siswa mengikuti pertemuan khusus membahas pembinaan kedisiplinan sisw

Perkuat Pembinaan Siswa, MIN 1 Pohuwato Gelar Pertemuan Khusus Bersama Orang Tua

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato menggelar pertemuan khusus bersama orang tua siswa sebagai langkah persuasif dalam menyikapi persoalan disiplin siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Pertemuan yang berlangsung di ruang kepala madrasah, Jumat (25/09/2026), tersebut menjadi ruang komunikasi dan evaluasi bersama antara madrasah dan orang tua untuk mencari solusi atas kendala kehadiran siswa.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan Djafar Mohune, Wakamad Bidang Kurikulum, serta dua orang wali kelas dari siswa yang menjadi perhatian dalam pembinaan kehadiran.

Pertemuan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya madrasah membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan orang tua. Pihak kesiswaan memberikan kesempatan kepada orang tua untuk menyampaikan berbagai kondisi maupun kendala yang menjadi faktor ketidakhadiran siswa di madrasah.

Dalam dialog tersebut, pihak madrasah tidak hanya berfokus pada persoalan absensi, tetapi juga berupaya memahami kondisi siswa secara lebih menyeluruh. Pendekatan kekeluargaan dan persuasif dikedepankan agar komunikasi antara madrasah dan orang tua dapat berlangsung secara terbuka, nyaman, dan konstruktif.

Wakamad Bidang Kesiswaan, Djafar Mohune, menyampaikan bahwa pembinaan kedisiplinan siswa perlu dilakukan dengan pendekatan yang menyentuh aspek emosional dan kondisi nyata yang dihadapi siswa.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif. Sebelum mengambil langkah lebih lanjut, kita perlu mendengarkan terlebih dahulu kondisi dan cerita dari orang tua maupun anak. Dari sana, kita bersama-sama mencari solusi dan memberikan motivasi agar siswa kembali memiliki semangat untuk hadir dan mengikuti pembelajaran secara konsisten,” ujar Djafar.

Sementara itu, Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menegaskan bahwa madrasah dan orang tua memiliki tanggung jawab bersama dalam memastikan setiap siswa memperoleh layanan pendidikan secara optimal.

“Pertemuan ini bukan untuk mencari kesalahan atau memberikan stigma kepada anak maupun orang tua. Ini merupakan bagian dari kepedulian dan tanggung jawab kami sebagai madrasah untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikannya secara utuh,” tegas Sriasrawaty.

Ia juga mengajak orang tua untuk terus membangun komunikasi dengan pihak madrasah apabila terdapat kendala yang menyebabkan anak tidak dapat mengikuti pembelajaran.

“Madrasah dan orang tua adalah dua pilar yang tidak dapat dipisahkan dalam menyukseskan pendidikan anak. Karena itu, setiap persoalan sebaiknya dikomunikasikan sejak awal agar dapat kita cari jalan keluarnya bersama. Kami berharap orang tua tidak ragu untuk menyampaikan kondisi anak kepada pihak madrasah,” ujarnya.

Meski mengedepankan pendekatan dialogis dan pembinaan, madrasah tetap menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap tata tertib yang berlaku. Apabila dalam perkembangannya belum terdapat perubahan atau progres yang signifikan, madrasah akan melakukan langkah pembinaan lanjutan sesuai dengan tata tertib dan ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut tetap akan ditempuh dengan mengedepankan prinsip pembinaan, edukasi, dan kepentingan terbaik bagi keberlanjutan pendidikan siswa. Madrasah berupaya agar setiap tindakan yang diambil tidak semata-mata bersifat memberikan sanksi, tetapi menjadi bagian dari proses mendidik siswa agar mampu memahami konsekuensi dari setiap tanggung jawab yang dijalankan.

Pertemuan kemudian diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama antara pihak madrasah dan orang tua sebagai bentuk kesepahaman untuk bersama-sama mengawal kedisiplinan dan kehadiran siswa. (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment