Pertemuan Singkat Bermakna, Muhammad Ilham Kenalkan Inovasi Bahasa Arab kepada Kakanwil
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Guru Bahasa Arab Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Muhammad Ilham, memaparkan berbagai inovasi pembelajaran bahasa Arab kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Kaswad Sartono, dalam sebuah pertemuan singkat namun bermakna, Kamis (15/01/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Ilham menjelaskan sejumlah inovasi pembelajaran bahasa Arab yang telah ia terapkan kepada peserta didik MIN 1 Pohuwato. Inovasi tersebut mencakup metode pembelajaran kontekstual, penguatan kosa kata melalui praktik langsung, pembiasaan menulis huruf Arab secara bertahap, serta pendekatan kompetitif yang diarahkan pada kesiapan siswa menghadapi ajang olimpiade bahasa Arab.
Muhammad Ilham menegaskan bahwa inovasi yang dikembangkan bukan semata untuk meningkatkan nilai akademik, tetapi juga untuk membangun rasa percaya diri siswa agar mampu bersaing di tingkat nasional.
“Melalui pendekatan yang tepat dan konsisten, siswa MIN 1 Pohuwato memiliki potensi besar untuk bersaing dengan siswa dari madrasah lain di Indonesia, yang dibuktikan dengan peserta didik MIN 1 Pohuwato Mampu bersaing dalam ajang olimpiade bahasa Arab Tingkat Nasional,” jelasnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Kaswad Sartono, memberikan apresiasi atas inovasi yang telah dilakukan. Menurutnya, upaya kreatif guru sangat menentukan kualitas pembelajaran bahasa Arab di madrasah.
kaknwil juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pembelajaran konvensional, khususnya dalam aspek keterampilan menulis.
“Pembelajaran bahasa Arab tidak harus selalu dilakukan di papan digital. Menulis secara manual tetap penting agar daya tulis dan ketelitian anak semakin terasah,” ujar Kakanwil.
Lebih lanjut, H. Kaswad Sartono menyinggung latar belakang pendidikan Muhammad Ilham yang dikenal berasal dari sebuah pesantren di kota Makassar yang memiliki reputasi kuat dalam keindahan tulisan bahasa Arab.
“Pesantren tempat Saudara Ilham menimba ilmu dikenal dengan kekuatan kaligrafi dan tulisan Arabnya yang indah. Ini menjadi modal besar yang patut ditularkan kepada siswa madrasah,” tambahnya.
Usai Dialog bersama Kakanwil, kepada awak Humas Muhammad Ilham menyambut baik masukan yang disampaikan oleh Kakanwil Kemenag Gorontalo. Ia menilai arahan tersebut sebagai penguatan bagi dirinya untuk terus mengembangkan metode pembelajaran yang seimbang antara teknologi dan keterampilan dasar siswa.
Ilham juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi siswa secara maksimal agar mampu meraih prestasi, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional.
“Inovasi pembelajaran bahasa Arab yang saya terapkan di MIN 1 Pohuwato lahir dari keyakinan bahwa setiap anak memiliki potensi besar jika diberikan metode yang tepat. Saya ingin membuktikan bahwa siswa madrasah, khususnya di daerah, mampu bersaing di tingkat nasional dalam olimpiade bahasa Arab.” Ungkapnya.
“Masukan dari Bapak Kakanwil menjadi penguatan bagi kami, terutama pentingnya menyeimbangkan pembelajaran digital dengan keterampilan menulis manual. Menulis Arab bukan hanya soal bentuk huruf, tetapi juga melatih kesabaran, ketelitian, dan kecintaan siswa terhadap bahasa Arab itu sendiri.” Tutupnya. (AR@Z)


0 Komentar