Pimpin Upacara Perdana, Wakamad Kurikulum Ajak Siswa Kembali Fokus Belajar
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato kembali melaksanakan upacara bendera, Senin (20/07/26) di halaman madrasah. Kegiatan tersebut diikuti seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik serta turut dihadiri langsung oleh Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad,
Pada upacara kali ini, peserta didik kelas VI mendapat amanah sebagai petugas upacara. Mereka menjalankan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab, mulai dari pemimpin upacara, pengibar bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, hingga pembacaan doa.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kurikulum MIN 1 Pohuwato, Yuwinda Wati Hippy, menyampaikan amanat yang berisi apresiasi kepada para petugas upacara sekaligus pesan kepada seluruh peserta didik dan guru dalam mengawali kembali aktivitas pembelajaran di madrasah.
Dalam amanatnya, Yuwinda memberikan apresiasi kepada peserta didik kelas VI yang telah melaksanakan tugas sebagai petugas upacara. Menurutnya, setiap pelaksanaan upacara merupakan proses pembelajaran yang dapat menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik.
“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh petugas upacara pada hari ini. Terima kasih atas pelaksanaan tugas yang telah dilakukan. Meskipun masih terdapat beberapa kekurangan, hal tersebut hendaknya menjadi pengalaman dan bahan evaluasi bagi peserta didik yang akan bertugas pada upacara berikutnya agar dapat tampil lebih baik lagi,” ujar Yuwinda.
Lebih lanjut, Wakamad Kurikulum menyampaikan bahwa bertepatan dengan dimulainya kembali pembelajaran intrakurikuler bagi peserta didik kelas I hingga kelas VI. Ia berharap seluruh peserta didik dapat kembali mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan penuh semangat.
“Seiring dengan dimulainya kembali pembelajaran intrakurikuler di madrasah bagi peserta didik kelas I sampai dengan kelas VI, saya berharap seluruh peserta didik dapat kembali mengikuti kegiatan pembelajaran sebagaimana mestinya, dengan penuh semangat, disiplin, dan kesungguhan,” ungkapnya.
Selain mengingatkan pentingnya kesiapan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, Yuwinda juga memberikan perhatian terhadap penguatan kecintaan peserta didik terhadap lagu-lagu nasional. Ia berharap guru kelas pengampu mata pelajaran Seni Budaya dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi peserta didik untuk mengenal dan menghafal lagu-lagu nasional.
“Saya berharap kepada Bapak dan Ibu Guru, khususnya guru kelas pengampu mata pelajaran Seni Budaya, meskipun materi pembelajaran mencakup seni terapan dan materi lainnya, tetap memberikan penguatan terhadap lagu-lagu nasional. Hal ini penting karena masih terdapat peserta didik, khususnya kelas I, yang belum sepenuhnya hafal lagu-lagu nasional,” jelasnya.
Ia menambahkan, penguatan lagu nasional tidak harus dilakukan hanya dalam pembelajaran formal, tetapi dapat pula dilakukan melalui pembiasaan sederhana di lingkungan madrasah. Dengan demikian, peserta didik diharapkan semakin mengenal, mencintai, dan mampu menyanyikan lagu-lagu nasional dengan baik. (AR@Z)


0 Komentar