• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

PMBM 2026 Masuk Tahap Krusial, MIN 1 Pohuwato Laksanakan Asesmen Awal Terhadap Calon Murid Baru

PMBM 2026 Masuk Tahap Krusial, MIN 1 Pohuwato Laksanakan Asesmen Awal Terhadap Calon Murid Baru

Gambar : Guru MIN 1 Pohuwato mengarahkan calon siswa saat mengikuti asesmen awal sebagai bagian dari seleksi PMBM Tahun 2026.

PMBM 2026 Masuk Tahap Krusial, MIN 1 Pohuwato Laksanakan Asesmen Awal Terhadap Calon Murid Baru

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Seleksi calon murid baru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato memasuki tahap yang lebih mendalam. Pada Senin (27/04/2026), rangkaian Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun 2026 resmi memasuki pelaksanaan asesmen awal bagi calon peserta didik Tahun Ajaran 2026/2027.

Kegiatan asesmen awal ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi, yang tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga bertujuan untuk memetakan potensi, minat, serta kebutuhan belajar setiap calon siswa sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, asesmen difokuskan pada kemampuan dasar akademik, khususnya dalam bidang Pendidikan Agama Islam, sebagai ciri khas pembelajaran di madrasah. Selain itu, tahapan wawancara juga dilakukan untuk menggali aspek karakter, motivasi belajar, serta dukungan dari orang tua.

Proses asesmen berlangsung di beberapa ruang kelas yang telah disiapkan secara khusus oleh panitia PMBM. Setiap peserta diarahkan sesuai dengan jadwal dan pembagian ruangan, sehingga kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Para penguji berasal dari guru-guru MIN 1 Pohuwato yang telah mendapatkan arahan teknis sebelumnya, guna memastikan asesmen berjalan secara objektif dan profesional.

Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menegaskan bahwa asesmen awal merupakan bagian penting dalam membangun sistem pembelajaran yang berkualitas.

“Asesmen awal ini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk memahami kemampuan dasar setiap anak. Kami ingin memastikan bahwa peserta didik yang bergabung di MIN 1 Pohuwato mendapatkan layanan pendidikan yang sesuai dengan kemampuannya. Dengan asesmen ini, guru dapat mengetahui dari mana harus memulai dan metode apa yang paling tepat dalam mendampingi proses belajar siswa ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMBM, Lofyan Nupu, menyampaikan bahwa tahapan wawancara memiliki peran strategis dalam proses seleksi. Ia juga berharap seluruh rangkaian PMBM dapat berjalan lancar dan menghasilkan peserta didik yang berkualitas serta siap mengikuti proses pembelajaran di madrasah.

“Melalui tahap wawancara ini, kami ingin menggali lebih dalam terkait karakter calon murid, semangat belajar, serta bagaimana dukungan orang tua terhadap proses pendidikan anak. Ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa siswa yang diterima tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki motivasi dan lingkungan pendukung yang baik,” ungkapnya.

Suasana madrasah tampak hidup sejak pagi hari. Calon siswa hadir didampingi orang tua atau wali dengan penuh semangat dan harapan. Banyak di antara mereka berasal dari berbagai Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) di wilayah Kabupaten Pohuwato dan sekitarnya.

Para orang tua mengaku senang dan bangga karena anak-anak mereka dapat mengikuti proses seleksi di MIN 1 Pohuwato, yang dikenal sebagai salah satu madrasah dengan prestasi akademik maupun non-akademik yang membanggakan.

Melalui tahapan asesmen ini, madrasah dapat mengenali kemampuan awal setiap peserta didik secara lebih akurat. Hasil pemetaan tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai, sehingga proses pendidikan dapat berjalan lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan siswa. (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment