Senam Pagi Jumat Ceria, Upaya MIN 1 Pohuwato Cetak Generasi Sehat dan Berkarakter
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Bertempat di halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Jum’at (06/02/2026). Ratusan murid dari kelas 1 hingga kelas 6, bersama para guru dan staf Tata Usaha, tumpah ruah dan antusias mengikuti kegiatan Senam Pagi Jum’at Ceria, sebuah program rutin madrasah yang bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga madrasah.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB ini diawali dengan pengarahan singkat dari Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan MIN 1 Pohuwato, Djafar Mohune, yang sekaligus bertindak sebagai instruktur senam. Dalam arahannya, Djafar menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani sebagai modal utama dalam menuntut ilmu.
“Kegiatan senam pagi ini bukan sekadar rutinitas olahraga, tetapi merupakan ikhtiar madrasah dalam membentuk peserta didik yang sehat secara jasmani dan rohani. Anak-anak kita adalah generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan secara menyeluruh. Kecerdasan intelektual saja tidak cukup tanpa ditopang tubuh yang sehat dan mental yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan senam rutin, madrasah berupaya menanamkan gaya hidup sehat sejak usia dini, sekaligus membangun karakter disiplin dan kebersamaan.
“Kami ingin membiasakan anak-anak untuk mencintai aktivitas fisik, bergerak aktif, dan merasakan bahwa hidup sehat itu menyenangkan. Dengan senam bersama, tercipta suasana kebersamaan yang hangat antara siswa, guru, dan seluruh warga madrasah. Ini menjadi energi positif sebelum mereka memasuki kegiatan belajar mengajar,” lanjutnya.
Menurut Djafar, keterlibatan guru dan staf dalam kegiatan ini juga menjadi teladan penting bagi peserta didik.
“Ketika guru ikut bergerak bersama siswa, di situlah nilai keteladanan hadir. Anak-anak belajar bukan hanya dari teori, tetapi dari contoh nyata yang mereka lihat setiap hari. Semangat hidup sehat adalah tanggung jawab bersama di lingkungan madrasah,” tutupnya.
Senam pagi ditutup dengan sesi pendinginan yang menenangkan, membantu peserta mengembalikan ritme pernapasan setelah bergerak aktif. Dengan tubuh yang lebih bugar dan pikiran yang segar, seluruh warga madrasah pun siap melanjutkan aktivitas pembelajaran dengan semangat baru.
Antusiasme peserta terlihat jelas sejak sesi pemanasan hingga pendinginan. Barisan siswa tampak kompak mengikuti setiap instruksi, disertai hitungan dan sorak semangat yang membuat suasana pagi semakin semarak. Tak kalah bersemangat, para guru dan staf turut berbaris di bagian depan, memberikan contoh nyata tentang pentingnya hidup sehat dan aktif. (AR@Z)


0 Komentar