• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Setelah Vakum Akibat Asap Karhutla, MIN 1 Pohuwato Kembali Gelar Sholat Dhuha Berjamaah

Setelah Vakum Akibat Asap Karhutla, MIN 1 Pohuwato Kembali Gelar Sholat Dhuha Berjamaah

Gambar : Seluruh Murid MIN 1 Pohuwato saat mengikuti salat Dhuha berjamaah yang diimami oleh Guru SKI MIN 1 Pohuwato, Abdul Alan Ibrahim.

Setelah Vakum Akibat Asap Karhutla, MIN 1 Pohuwato Kembali Gelar Sholat Dhuha Berjamaah

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Setelah sempat terhenti akibat dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato kembali melaksanakan kegiatan rutin sholat dhuha berjamaah, Jumat (30/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh hikmat dan kekhusyuan.

Kembalinya pelaksanaan salat Dhuha berjamaah menjadi momen yang yang sangat dirindukan oleh warga madrasah. Pasalnya, kegiatan keagamaan yang biasanya dilaksanakan secara rutin di luar kelas tersebut sempat vakum selama beberapa waktu akibat kondisi lingkungan yang kurang kondusif menyusul pekatnya paparan asap karhutla di wilayah sekitar madrasah.

Dampak kabut asap sebelumnya mengharuskan aktivitas pembelajaran dilaksanakan dari rumah sebagai langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik. Kondisi tersebut turut menyebabkan sejumlah kegiatan pembiasaan keagamaan di lingkungan madrasah tidak dapat dilaksanakan sebagaimana biasanya.

Pada pelaksanaannya, Guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MIN 1 Pohuwato, Abdul Alan Ibrahim, bertindak sebagai imam salat Dhuha. Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan murojaah Surah An-Naba' yang diikuti seluruh peserta didik secara berjamaah.

Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan tausyiah dan nasihat keagamaan yang disampaikan oleh Abdul Alan Ibrahim. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh peserta didik untuk senantiasa mensyukuri nikmat kesehatan, kesempatan belajar, serta kemampuan untuk kembali melaksanakan ibadah secara bersama-sama di lingkungan madrasah.

“Kita patut bersyukur karena hari ini Allah Swt. masih memberikan kesehatan dan kesempatan kepada kita untuk kembali melaksanakan salat Dhuha berjamaah. Beberapa pekan sebelumnya, aktivitas pembelajaran kita sempat terganggu akibat paparan asap karhutla sehingga mengharuskan kita belajar dari rumah,” ungkap Abdul Alan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa cobaan kabut asap karhutla hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh peserta didik untuk lebih menghargai nikmat kesehatan dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Cobaan kabut asap kemarin menjadi pelajaran bagi kita semua tentang betapa berharganya udara bersih dan nikmat kesehatan yang Allah Swt. berikan. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan kembali kesempatan belajar ini dengan lebih giat, meningkatkan kedisiplinan, serta bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan madrasah,” pesannya.

Kegiatan Jumat Berkah tersebut ditutup dengan bersalaman antara peserta didik dan guru sebagai bentuk penghormatan, kebersamaan, serta penguatan hubungan kekeluargaan di lingkungan madrasah. (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment