Tampil Percaya Diri, Vin Husain Gani Paparkan Hasil Penyusunan CP dan ATP dalam Proyek Aksi Nyata
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Salah Satu perwakilan Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Vin Husain Gani, dipercaya untuk memaparkan hasil penyusunan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) pada Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Implementasi KMA 1503 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Tim Pengembang Kurikulum Madrasah (TPKM) Provinsi Gorontalo di Aula Kanwil Kemenag Gorontalo, Selasa (14/07/2026).
Kesempatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian workshop, di mana peserta yang telah menyelesaikan dalam penyusunan perangkat kurikulum diminta mempresentasikan hasil proyek aksi nyata di hadapan Tim Pengembang Kurikulum, narasumber dan perwakilan guru dari berbagai madrasah negeri se-Provinsi Gorontalo.
Vin Husain Gani menjadi salah satu guru yang memperoleh kesempatan untuk tampil karena dinilai telah menyelesaikan penyusunan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) secara lengkap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam presentasinya, Vin menjelaskan bagaimana alur penyusunan perangkat pembelajaran dilakukan mulai dari analisis capaian pembelajaran, perumusan tujuan pembelajaran, hingga penyusunan alur pembelajaran yang sistematis, logis, dan sesuai karakteristik peserta didik madrasah ibtidaiyah.
Kepada Humas Madrasah, Vin Husain Gani Mengungkapkan bahwa pemaparan yang Ia lakukan pada workshop tersebut merupakan bagian dari proses uji publik dalam skala kecil menyampaikan hasil penyusunan CP, TP dan ATP agar perangkat pembelajaran yang ia susun benar-benar berkualitas dan mudah diimplementasikan di kelas.
"Pemaparan yang saya lakukan pada workshop tersebut bukan sekadar menyampaikan hasil penyusunan Capaian Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari proses uji publik dalam skala kecil. Melalui forum ini kami memperoleh kesempatan untuk menerima berbagai masukan, saran, dan koreksi dari Tim Pengembang Kurikulum, para serta rekan-rekan guru dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo. Hal tersebut sangat penting agar perangkat pembelajaran yang kami susun benar-benar berkualitas, sistematis, relevan, dan mudah diimplementasikan di kelas," ungkapnya.
Mengakhiri pernyataannya, Vin Husain Gani berharap pengalaman yang diperolehnya selama mengikuti workshop tidak hanya menjadi bekal untuk meningkatkan kompetensi pribadi, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi seluruh guru di MIN 1 Pohuwato dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang lebih berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
"Saya merasa bersyukur dapat dipercaya menjadi salah satu guru yang mewakili MIN 1 Pohuwato untuk memaparkan hasil penyusunan CP dan ATP. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus motivasi bagi saya untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi profesional, dan menghasilkan perangkat pembelajaran yang semakin berkualitas,” tutupnya.
Forum tersebut berlangsung interaktif. Para narasumber memberikan berbagai catatan, masukan, dan saran konstruktif terhadap dokumen yang dipresentasikan. (AR@Z)


0 Komentar