• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Upacara Bendera MIN 1 Pohuwato, Wakamad Kesiswaan Tekankan Pentingnya Ilmu dan Adab

Upacara Bendera MIN 1 Pohuwato, Wakamad Kesiswaan Tekankan Pentingnya Ilmu dan Adab

Gambar : Wakamad Bidang Kesiswaan, Djafar Mohune, menyampaikan amanat pada pelaksanaan upacara bendera

Upacara Bendera MIN 1 Pohuwato, Wakamad Kesiswaan Tekankan Pentingnya Ilmu dan Adab

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Civitas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato kembali melaksanakan upacara bendera rutin, Senin (27/07/26), bertempat di halaman madrasah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta Murid kelas I hingga kelas VI.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib. Murid kelas VI A bertindak sebagai pelaksana upacara, sementara Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan, Djafar Mohune, dipercaya sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Djafar Mohune menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan adab dalam proses pendidikan. Menurutnya, keduanya merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam membentuk pribadi Murid yang berilmu sekaligus berkarakter.

“Sebagai guru, saya menekankan kepada seluruh murid, mulai dari kelas I hingga kelas VI, bahwa di madrasah kita belajar ilmu dan adab. Keduanya tidak boleh dipisahkan. Jika ilmu dan adab tidak ada dalam diri kalian, maka nilai pendidikan yang kalian peroleh di madrasah ini tidak akan memiliki makna,” tegas Djafar.

Ia menjelaskan bahwa adab menjadi landasan penting dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun sikap hormat kepada orang tua, guru, serta sesama teman.

“Dengan adab, kita belajar bagaimana menghormati orang tua, guru, dan sesama teman, baik teman sebaya, teman sekelas, kakak kelas, maupun adik kelas. Jika hal tersebut diamalkan dan dilaksanakan kepada siapa pun, saya yakin jalan menuju kesuksesan akan semakin terbuka,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Djafar mengingatkan Murid agar tidak hanya mempelajari ilmu, tetapi juga mengamalkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

“Di madrasah ini kita mempelajari berbagai macam ilmu, baik ilmu tentang kehidupan dunia maupun ilmu agama sebagai bekal akhirat. Namun, ilmu yang dipelajari tidak akan memberikan manfaat apabila tidak diamalkan dalam kehidupan. Karena itu, ilmu harus diwujudkan dalam sikap dan perbuatan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Djafar juga menyampaikan informasi terkait pelaksanaan simulasi manasik haji yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Ia mengajak seluruh Murid untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh.

“Sebagai informasi, hari ini kita akan melaksanakan simulasi sebagai persiapan pelaksanaan manasik haji yang direncanakan digelar besok. Oleh karena itu, saya mengingatkan seluruh Murid untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan serius dan penuh perhatian,” imbuhnya.

Usai amanat pembina upacara, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh salah seorang Murid kelas VI A. Upacara kemudian ditutup dengan tertib. (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment