• 081243382335
  • min1pohuwato@gmail.com

Usai Shalat Dhuha, Kepala MIN 1 Pohuwato Tegaskan Stop Bullying di Lingkungan Madrasah

Usai Shalat Dhuha, Kepala MIN 1 Pohuwato Tegaskan Stop Bullying di Lingkungan Madrasah

Gambar : Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, memberikan amanat kepada seluruh siswa usai pelaksanaan shalat dhuha di halaman madrasah.

Usai Shalat Dhuha, Kepala MIN 1 Pohuwato Tegaskan Stop Bullying di Lingkungan Madrasah

POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan nyaman dengan menolak segala bentuk perundungan (bullying). Pesan tersebut disampaikannya dalam amanat usai pelaksanaan shalat dhuha bersama, Jumat (24/04/2026), di halaman madrasah.

Dalam arahannya, Sriasrawaty Ahmad menekankan bahwa tindakan bullying tidak boleh terjadi dalam bentuk apa pun di lingkungan madrasah. Ia mengingatkan seluruh siswa agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

“Saya ingin menegaskan kepada seluruh siswa MIN 1 Pohuwato bahwa tidak ada tempat bagi perilaku bullying di madrasah ini. Kita semua adalah satu keluarga besar yang harus saling menjaga, saling menghargai, dan saling mendukung. Jangan pernah membuli teman, baik dengan kata-kata, tindakan, maupun sikap yang dapat menyakiti hati orang lain,” tegasrnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa perundungan dapat memberikan dampak negatif yang serius, baik bagi korban yang mengalami tekanan psikologis maupun bagi pelaku yang berpotensi membentuk karakter kurang baik di masa depan. Karena itu, penting bagi seluruh siswa untuk menumbuhkan sikap empati dan kepedulian sosial.

“Perlu diingat, tindakan bullying tidak hanya berdampak buruk bagi korban, tetapi juga bagi pelakunya sendiri. Hal tersebut dapat merusak hubungan pertemanan, menurunkan rasa percaya diri, bahkan mempengaruhi masa depan kalian. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua,” ujarnya

Selain itu, Sriasrawaty mengajak para siswa untuk membiasakan diri saling membantu, terutama kepada teman yang mengalami kesulitan, baik dalam pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari di madrasah.

“Jika ada teman yang mengalami kesulitan, bantulah dengan tulus. Tunjukkan bahwa kalian adalah siswa yang berakhlak mulia, yang memiliki rasa empati dan kepedulian tinggi. Madrasah ini akan menjadi lebih maju dan berprestasi apabila seluruh warganya saling bekerja sama dan saling menguatkan, tambahnya.

“Saya berharap pesan ini benar-benar dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan mampu menjaga keharmonisan di lingkungan madrasah.” Tutupnya.

Pelaksanaan shalat dhuha berlangsung dengan khusyuk dan tertib. Para wali kelas turut hadir mendampingi serta membimbing siswa, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh kekhidmatan. (AR@Z)

0 Komentar

Leave a Comment