Wujudkan Madrasah Nyaman, Warga MIN 1 Pohuwato Kompak Gelar Jumat Bersih
POHUWATO (min1pohuwato.sch.id) – Dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato menggelar kegiatan Jumat Bersih, Jumat pagi (11/9/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik tersebut berlangsung dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.
Sejak pagi usai pelaksanaan sholat Dhuha, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik bersama-sama membersihkan berbagai area madrasah, mulai dari halaman kelas, ruang kelas, taman, area bermain, hingga sejumlah sarana dan prasarana lainnya.
Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawaty Ahmad, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk menjaga kebersihan lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik.
“Kegiatan Jumat Bersih menjadi bagian dari pembiasaan karakter peduli lingkungan di madrasah. Kami ingin menanamkan sikap tanggung jawab dan kepedulian kepada peserta didik sejak dini. Lingkungan yang bersih dan nyaman tentu akan mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih baik,” ujar Sriasrawaty Ahmad.
Menurutnya, keterlibatan seluruh warga madrasah dalam menjaga kebersihan merupakan bentuk tanggung jawab bersama. Karena itu, peserta didik tidak hanya diarahkan untuk menjaga kebersihan saat kegiatan berlangsung, tetapi juga membangun kesadaran untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami juga ingin membangun kebiasaan disiplin dan semangat kebersamaan. Kebersihan madrasah bukan hanya tugas sebagian orang, melainkan tanggung jawab seluruh warga madrasah,” tambahnya.
Sementara itu, Wakamad Kesiswaan MIN 1 Pohuwato, Djafar Mohune, menilai kegiatan Jumat Bersih memiliki nilai edukatif dalam pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang kepada siswa untuk belajar bekerja sama, bertanggung jawab, serta menghargai lingkungan sekitar.
“Jumat Bersih menjadi bagian dari pembelajaran karakter bagi peserta didik. Mereka belajar bekerja sama, berbagi tugas, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan madrasah. Hal sederhana seperti membersihkan lingkungan dapat menjadi pembiasaan positif yang membentuk sikap disiplin dan peduli,” ungkap Djafar .
Ia menambahkan, antusiasme peserta didik dalam mengikuti kegiatan menjadi modal penting dalam membangun budaya kebersihan di lingkungan madrasah.
“Kami berharap semangat gotong royong ini tidak berhenti pada kegiatan Jumat Bersih saja, tetapi menjadi kebiasaan yang terus diterapkan oleh peserta didik, baik di madrasah maupun di lingkungan tempat tinggal mereka,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh warga madrasah tampak antusias dan saling bekerja sama membersihkan lingkungan. Peserta didik turut mengambil bagian dalam membersihkan halaman, taman, ruang kelas, serta area bermain, dengan tetap didampingi oleh guru dan tenaga kependidikan. (AR@Z)


0 Komentar